Timsus Tangkap Residivis Simpan 25 Gram Sabu-Sabu

BANJARASIN, SERUJI.CO.ID – Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan berhasil menangkap seorang residivis pengedar yang menyimpan 25 gram narkotika jenis sabu-sabu di kota setempat.

“Pelaku sudah dua kali masuk penjara dalam kasus Narkoba dan kini kembali diciduk karena mengedarkan sabu-sabu,” terang Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Firman di Banjarmasin, Sabtu (17/3).

Dikatakannya, pria berinisial OL (48) itu memang telah lama dipantau hingga menjadi Target Operasi (TO) selama satu bulan terakhir.

Setelah mendapat informasi akan adanya transaksi Narkoba yang dilakukan pelaku, anggota yang dipimpin langsung Kepala Timsus Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Daryanto melakukan penyergapan pada Jumat (16/3) malam di tepi Jalan Ahmad Yani Km 2 Banjarmasin.

“Saat penyergapan ditemukan satu paket narkotika jenis sabu-sabu pada tersangka,” kata Firman.

Kemudian petugas melakukan pengembangan hingga menemukan lagi empat paket besar sabu-sabu lainnya sehingga total disita seberat 25 gram.

Atas temuan tersebut, tersangka yang beralamat di Jalan Padat Karya, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin itu dijerat Pasal 114 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Saya perintahkan anggota Timsus untuk terus melakukan pengembangan, karena pelaku disinyalir kuat merupakan bagian dari jaringan besar yang mengedarkan sabu-sabu di Banjarmasin,” kata Firman. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER