Tiga Pemain Judi Blerong Terancam 10 Tahun Penjara

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Sektor Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali, menangkap tiga orang pemain judi “blerong” dengan menggunakan kartu domino di sebuah posko di dekat Perumahan Pesona Paramita Dua, Jalan Tunjung Sari, terancam hukuman maksimal sepuluh tahun penjara.

“Ketiga pelaku kami tangkap yakni Made Mabara (48), Kadek Agus Sulandra (21) dan Gede Arta Susila (24) saat sedang asyik bermain judi blerong pada Kamis (3/5), Pukul 23.00 Wita,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, di Denpasar, Jumat (4/5).

Ketiganya ditangkap, berkat informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa orang pria yang sering bermain judi di Poskamling dekat perumahan setempat pada malam hari yang sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Berdasarkan dari informasi itu, Team Opsnal Reskrim Polsek Denbar yang dipimpin Kanitreskrim Iptu Aan Saputra melakukan penyelidikan dan bahwa benar ada kerumunan pria yang sedang asyik bermain judi.

“Selanjutnya, para pemain judi ini kami tangkap dan mengamankan tiga set kartu domino untuk bermain blerong dan uang tunai Rp200 ribu yang merupakan uang taruhan untuk bermain judi,” katanya.

Kemudian, ketiga pemain judi dan seorang saksi bernama Surya Karis Gumulang (26) yang ada di TKP tersebut juga diminta menunjukkan identitas dirinya berupa Kartu Tanda Penduduk dan melakukan interogasi kepada para pemain judi dan saksi itu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kepada petugas ketiga pejudi itu mengakui perbuatannya dan selanjutnya petugas menggiring para pemain judi blerong dan barang bukti itu ke kantor polisi,” katanya.

Saat dilakukan pemeriksaan di Polsek Denpasar Barat, para ketiga penjudi tersebut menyatakan menyesali perbuatannya. Ketiga pemain judi tersebut dikenakan Pasal 303 KUHP dengan hukuman penjara maksimal sepuluh tahun penjara. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER