Tidak Sampaikan Informasi Yang Benar, Pakar Hukum: Meikarta Berpotensi Pidana

0
675
James Riady, pemilik Lippo Group saat peresmian mega proyek Meikarta. (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pakar hukum pidana bisnis dari Universitas Bina Nusantara, Dr. Ahmad Sofian, SH, MA mengatakan PT. Lippo Cikarang Tbk pemilik mega proyek Meikarta City, di Cakarang, Kabupaten Bekasi, berpotensi melakukan tindak pidana karena melanggar doktrin hukum dan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

“Dalam banyak laporan yang dirilis media, PT. Lippo Cikarang Tbk telah memiliki izin untuk membangun perumahan seluas lebih kurang 84 Ha, namun dalam promosinya seolah-olah Meikarta telah mengantongi izin seluas 500 Ha,” kata Sofian dalam seminar yang diadakan oleh Kolegium Jurist Institute (KJI) bersama Pusat Studi ketatanegaraan, Fakultas Hukum Universitas Taruma Negara, di Jakarta, Jumat (22/9).

Menurut doktor hukum pidana lulusan Universitas Indonesia ini promosi dan penjualan yang dilakukan oleh Lippo tersebut berpotensi melanggar doktrin hukum yang disebut “fraudulent misrepresentation”, yaitu suatu pebuatan atau rangkaian perbuatan yang sengaja dilakukan untuk menyampaikan fakta-fakta materiil yang benar kepada pihak lain namun fakta-fakta materiil yang benar tersebut tidak disampaikan oleh pelaku.

“Pelaku tidak menyampaikan kebenaran yang utuh atas fakta-fakta yang seharusnya disampaikan bahkan dengan sengaja menutupinya. Akibat dari perbuatan tersebut dalam jangka pendek maupun jangka panjang, berpotensi terjadinya kerugian yang dialami oleh konsumen (pembeli properti Meikarta -red),” ungkap Sofian.

Doktrin tersebut, lanjutnya, banyak digunakan dalam hukum kontrak dan juga hukum konsumen, yang kemudian dalam perkembangannya doktrin ini juga digunakan dalam hukum pidana terutama ketika dikaitkan dengan perbuatan curang (fraud).

“Jika dikaitkan dengan pembangunan Meikarta, pertanyaan yang dapat diajukan agar doktrin fraudulent misrepresentation ini terpenuhi adalah apakah ada informasi materiil yang tidak disampaikan dengan sengaja oleh Lippo Group kepada konsumen, sehingga akhirnya konsumen yang menyerahkan uangnya berpotensi dirugian di masa depan?” ujarnya.

1
2
3
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Peresmian Kantor Induk PJR Serang

Kantor Induk Polisi Jalan Raya Serang Resmi Beroperasi

SERANG, SERUJI.CO.ID - PT Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meresmikan beroperasinya Kantor Induk Patroli...
Khofifah-Emil

Resmi Usung Khofifah-Emil, Golkar Ancam Beri Sanksi Kadernya yang Tak Dukung

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPP Partai Golkar mengancam akan mengambil sikap tegas kepada kader partai Golkar yang tidak menjalankan putusan Partai Golkar yang telah memberikan...
Gus Ipul (kiri) dan Khofifah (kanan)

Survei: Jika Pilgub Jatim Dilakukan Hari ini, Siapakah Yang Anda Pilih?

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur akan berlangsung pada tahun 2018. Dan saat ini sudah ada dua pasang calon yang secara resmi...

KANAL WARGA TERBARU

Setan Pendidikan yang Bernama Kompetisi

Oleh Muhammad Hanif Priatama Bagaimana cara kebanyakan orangtua mengetahui seberapa baik anaknya di sekolah saat ini? Jawabannya : RANGKINGNYA! Ya, tidak ada sarana yang paling...
KH. Luthfi Bashori

Pilih Mancung atau Pesek?

KH. Luthfi Bashori Seseorang yang berpakaian islami itu menunjukkan imannya MANCUNG di sisi Allah. Sedangkan menanggalkan pakaian islami itu adalah perbuatan orang yang PESEK imannya...
images lpdp

Contoh Essai LPDP: Sukses Terbesar dalam Hidupku

Beasiswa LPDP menjadi pilihan bagi para penuntut ilmu yang ingin melanjutkan pendidikannya pada level Master dan Doktoral, baik di Dalam maupun Luar Negeri. Salah...