Tes Kejiwaan, Kapolda: Pelaku Pengerusakan Masjid di Tuban Kelainan Psikopat

0
70
Pelaku perusakan masjid di Tuban (foto:istimewa)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan MZ (40) pelaku pengerusakan Masjid Baitur Rohim di Tuban murni mengalamai gangguan jiwa.

“Hasil keterangan sementara dari dokter psikiater, pelaku ada kelainan psikopat yang bersifat agresif. Jadi pelaku ini selalu curiga dan agresif menyerang orang. Cenderung ada ketidaknormalan dalam berpikir,” kata Irjen Pol Machfud Arifin usai mengunjungi MZ di RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya, Rabu (14/2).

Gangguan kejiwaan itu terlihat dari interaksi pelaku saat diajak berbicara. Saat Kapolda menegur dan mengucapkan salam, warga Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Rembang, Jawa Tengah ini tidak menjawab salam tersebut. Begitu juga saat diajak berjabat tangan, MZ hanya diam.

“Saat saya ajak berinteraksi, tidak ada timbal balik atau tanggapan dari MZ. Melainkan hanya diam saja,” jelasnya.

Machfud menjelaskan, MZ hendak dibawa keluarganya dari Rembang ke Tuban untuk berobat ke tempat kiai atau Gus Mad. Saat berobat, pelaku menunggu di masjid yang ada di depan tempat Gus Mad karena belum diterima hingga larut malam. Setelah itu, Mz ditegur oleh penjaga setempat, hingga seketika itu dirinya marah.

“Saat ditegur ‘ngapain’, pelaku pun marah sehingga merusak kaca (masjid) dan sebagainya,” ucapnya.

Meski dinyatakan memiliki gangguan kejiwaan, Machfud tetap memerintahkan anggotanya untuk melakukan pendalaman terkait kesaksian dari pihak keluarga. Pihaknya juga meminta dokter psikologi untuk memeriksa lebih lanjut perihal kejiwaan pelaku.

“Sudah jelas kan, bahwa memang pelaku yang mempunyai gangguan kejiwaan ini sedang berobat di Tuban. Jadi tidak benar kalau masjid dirusak-rusak. Karena pelaku bawa anak kecil dan istrinya, jadi tidak ada hubungan dengan isu-isu lainnya. Lain kali kalau mau kumat jangan di Jatim, di Jateng saja,” ujarnya.

Baca juga: Pelaku Perusakan Masjid di Tuban Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Terkait proses hukum pelaku, pihaknya meyakini yang bersangkutan memiliki gangguan kejiwaan. Machfud mengatakan undang-undang telah mengatur bahwa orang yang tidak bisa berpikir, tidak bisa dipidana dan diminta pertanggungjawaban hukumnya.

Selain itu, tim dokter dan Direskrimum diminta untuk membantu Kapolres Tuban dalam penanganan kasus ini dengan benar.

Sementara itu, Dokter Spesialis Kejiwaan RS Bhayangkara Polda Jatim, Rony Subagyo menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya menyimpulkan pelaku mengalami gangguan jiwa berat dalam bentuk “schizophrenia paranoid”. Dia memperkirakan sakitnya ini lebih dari dua hingga tiga tahun diderita.

“Wamparanoid ini bentuknya seseorang merasa orang lain selalu mengancam dirinya. Selalu mengikuti dan mengawasi, sehingga orang tersebut menjadi was-was. Dan isi pikiran seperti ini yang membuat seseorang memberikan respon dalam bentuk agresivitas,” ujarnya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...