Tersangka Anggota TNI AU Penembak TNI AD Terancam 15 Tahun Penjara

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tersangka pelaku penembakan anggota TNI Angkatan Darat Letkol CPM Dono Kuspriyanto, Serda Jhoni Risdianto terancam pidana 15 tahun.

“Pembunuhan masuk pasal 338 Kitab Undang Undang Hukuman Pidana Militer (KUHPM) dengan ancaman di atas 15 tahun dengan tambahan pecat,” kata Kasubdispenum TNI Angkatan Udara Letkol Sus M Yuris di Kodam Jaya, Rabu (26/12).

Yuris menyatakan proses hukum menggunakan peradilan militer karena kasus ini melibatkan anggota TNI. Kasus ini pun akan dilimpahkan ke Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Halim Perdanakusuma dan mengikuti proses pengadilan militer.

“Sambil menunggu proses penyidikan tersangka Serda JR sudah ditahan di tahanan pangkalan TNI Lanud Halim Perdanakusuma untuk mendapatkan proses penyidikan oleh POM AU,” jelas dia.

Yuris meminta semua pihak tidak berspekulasi terkait kasus penembakan ini. Mengingat dapat dipastikan antara Serda Jhoni Risdianto dan Letkol Dono tidak saling mengenal.

Baca juga: ernyata, Pelaku dan Korban Penembakan TNI di Jatinegara Tak Saling Kenal

Selain itu, ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di tubuh TNI.

“Pimpinan TNI AU menyesalkan kejadian ini dan berharap tidak ada terjadi lagi peristiwa seperti ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Serda Jhoni Risdianto diduga sebagai pelaku penembakan Letkol Dono di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/12). Letkol Dono meninggal dengan luka tembakan, sementara pelaku diketahui sempat kabur dengan menggunakan ojek.

Baca juga: Polisi Serahkan Penembak Letkol Dono Kepada TNI

Pemeriksaan sementara, keduanya terlibat perseteruan karena saling menyerempet antara kendaraan mobil dan motor. Pagi tadi sekitar pukul 04.00 pelaku ditangkap di kawasan Pasar Jengki, Jakarta Timur dalam keadaan mabuk. (SU05)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Muru’ah

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Lima Macam Riba Yang Diharamkam