Tega, Orok Bayi Dibuang di Parit

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Warga yang bermukim di Jalan Bromo Gg Setia Budi Kelurahan Tegal Sari Mandala III Kecamatan Medan Denai, dihebohkan dengan penemuan orok bayi di parit, Jumat (8/6) siang.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu P Hutagaol kepada wartawan menyebutkan sudah dievakuasi oroknya dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara.

“Atas temuan itu, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mencari orangtua yang tega membuang orok bayi tersebut,” kata Iptu P Hutagaol.

Penemuan orok bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya itu, pertama kali diketahui oleh Kepala Lingkungan (Kepling) setempat CH Dudung.

Setelah melihat orok bayi yang teronggok di dalam parit, Kepling setempat lalu memberitahukan kepada petugas kepolisian.

Tak lama kemudian, personel Polsek Medan Area, lalu turun ke tempat kejadian perkara (TKP) lokasi melakukan penyelidikan.

Salah seorang warga bernama Roni (32) mengutuk orangtua yang membuang bayi yang tidak berdosa tersebut.

“Pada bulan puasa ini, kok ada orangtua tega membuang bayi diduga dari hasil hubungan gelap,” kata Roni. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER