Tabrak Satu Mobil dan Empat Motor, Polisi Belum Tetapkan Denny Sebagai Tersangka


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Denny Supari (36), pelaku kecelakaan lalu lintas yang menabrak satu mobil Mercy dan empat sepeda motor di Jalan Rasuna Said, Jalan Dr Saharjo hingga Jalan Minangkabau, Setia Budi, Jakarta Selatan, Kamis (18/4) malam, belum ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian.

“Sampai saat ini yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol M Nasir saat dihubungi di Jakarta, Jumat (19/4).

Kendati demikian, Nasir mengindikasikan DS yang berprofesi sebagai pengacara, cepat atau lambat akan menjadi tersangka dengan pertimbangan dia merupakan pelaku dalam kecelakaan.

“Kalau kecelakaan itu, kan antara korban dan si penabrak, masa korban jadi tersangka, gitu aja,” ujar dia.

DS yang mengendarai Toyota Camry B 1185 TOD mulanya menabrak sebuah Mercy di Jalan Rasuna Said. Setelah itu, DS melanjutkan perjalanan dan menabrak empat sepeda motor dalam perjalanannya hingga akhirnya tersangkut di trotoar dan menabrak pagar sebuah bangunan di Jalan Minangkabau, Setia Budi, Jakarta Selatan.

Akibat perbuatannya, mobil pelaku sempat akan dibakar massa dan pelaku yang sudah babak belur sempat akan dihakimi oleh massa yang sebagian besar merupakan pengemudi ojek daring, namun bisa dicegah warga sekitar serta petugas TNI dan Polri yang sudah ada di lokasi.

Pelaku akhirnya diamankan dan dibawa ke RSCM Jakpus untuk menerima perawatan.

Akibat peristiwa Kamis (18/4) malam tersebut, ada sekitar tujuh orang yang mengalami luka ringan hingga luka patah.

Atas perbuatannya, Denny Supari atau DS dikenakan Pasal 312 juncto pasal 311 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman 10 tahun kurungan badan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close