Sidang Buni Yani, JPU Hadirkan Tiga Saksi

46
buni yani
Buni Yani

BANDUNG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menjerat Buni Yani, pada agenda sidang keenam yang digelar Selasa (18/7) di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung.

Ketiga saksi yang dihadirkan JPU adalah Andi Windo Wahyudi yang melaporkan postingan Buni Yani, Nurcholis Madjid pegawai di Pemprov DKI Jakarta, serta Heru Apriyanto pegawai di Pemprov DKI Jakarta.

“Sidang kali ini untuk memeriksa saksi yang diajukan penuntut umum, untuk membuktikan dakwaan JPU. Saudara sudah disumpah. Saat memberikan keterangan tidak ditambah-tambah atau dikurangi karena saudara sudah disumpah,” kata JPU.

Dalam persidangan sebelumnya, JPU akan menghadirkan 17 saksi dalam sidang dengan terdakwa Buni Yani terkait kasus dugaan pelanggaran Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE).

Salah satu JPU, Anwarudin menuturkan dari belasan saksi yang dihadirkan berasal dari berbagai kalangan seperti saksi ahli IT serta saksi fakta. Namun ia enggan menyebutkan siapa saja yang akan dihadirkan JPU.

Sidang lanjutan ini dimulai pukul 13.30 WIB. Sementara di depan Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, sejumlah massa dari Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar berunjuk rasa untuk menyatakan dukungannya terhadap Buni Yani. (HA)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Heran ini, Ahok sudah dibuktikan bersalah kok Buni Yani masih aja disidang. Kalau sampai bersalah, kebangetan. Seharusnya dia itu justru dihargai sebagai penyampai informasi kejadian tindak kejahatan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama