Seorang Pengedar Narkoba Simpan 21 Paket Sabu-Sabu Ditangkap Polisi

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Seorang tersangka pengedar narkotika ditangkap anggota Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Barat karena menyimpan 21 paket narkotika jenis sabu-sabu siap edar.

“Barang bukti yang kami temukan sebanyak 10,56 gram sabu-sabu yang disimpan pelaku di rumahnya,” kata Kabag Binopsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel AKBP Daryanto, Ahad (5/8).

Dikatakannya, tersangka berinisial MK (40) ditangkap di sebuah rumah, Jalan Pekapuran Laut Gang Hasanudin, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.

Daryanto mengungkapkan, tim yang dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Andi A telah lama melakukan pemantauan terhadap pelaku.

Hingga akhirnya polisi mendapat informasi akan adanya rencana transaksi yang dilakukan Target Operasi (TO) tersebut.

“Setelah dibuntuti, ternyata TO menuju rumahnya dan langsung dilakukan penyergapan,” kata Daryanto.

Barang bukti yang ditemukan berupa empat paket sabu-sabu dengan berat kotor 5,64 gram, 15 paket sabu-sabu dengan berat kotor 4,92 gram, dua paket sabu-sabu dengan berat kotor 21,41 gram serta satu buah timbangan digital.

“Oleh penyidik, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkas Daryanto. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER