Sebut Kader PKS Tersangka Prostitusi Online, Ade Armando Dipolisikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Faudjan Muslim melaporkan Ade Armando dan Andrian Uki ke Bareskrim Polri, Sabtu (12/1).

Ade Armando dan Andrian dituding telah memposting tuduhan bahwa salah satu tersangka kasus dugaan prostitusi online di Surabaya yang berinisial R disebut sebagai kader PKS.

“Yang saya laporkan di sini adalah akun sosial media Facebook atas nama Ade Armando dan akun sosial media Instagram atas nama @andrian_uki,” kata Faudjan dalam siaran pers Humas DPP PKS yang diterima, Sabtu (12/1).

Sebagai kader sekaligus pengurus PKS di DKI Jakarta, Faudjan merasa dirugikan oleh adanya tuduhan yang berisi fitnah itu.

Baca juga: Hakim Putuskan SP3 Kasus Dugaan Penodaan Agama Ade Armando Tidak Sah

Dalam pelaporannya ke Bareskrim, Faudjan didampingi enam kuasa hukum. Dan laporannya teregister dengan nomor LP/B/0048/1/2019/Bareskrim tertanggal 11 Januari 2019.

Salah satu anggota tim kuasa hukum, Anggi Aribowo, menuding Ade Armando dan Andrian Uki telah melakukan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 310 dan 311 serta Pasal 27 Undang-Undang ITE.

“Sementara polisi sendiri sampai saat ini belum pernah mem-publish apakah R itu berkaitan dengan PKS, dan ini sangat merugikan PKS,” kata Anggi.

Anggi berharap kasus ini dapat segera diproses dan pihaknya mendapat keadilan di mata hukum.

Baca juga: Kasus Artis Terlibat Prostitusi Online: Manajer Ditipu Oknum Ngaku Perwira Polisi

“Harapannya tentu ditindaklanjuti, diproses sesuai hukum yang berlaku dan harapannya kita ingin penerapan hukum yang seadil-adilnya,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga selesai.

“Kami siap melanjutkan proses sampai dengan putusan terbaik yang kita usahakan,” pungkasnya. (SU05)

30 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.