Razia Pekat Agam Sita Puluhan Liter Tuak

0
12

LUBUKBASUNG, SERUJI.CO.ID – Tim Satuan Koordinasi Penegak Produk Hukum Daerah (SKP2D) Kabupaten Agam, Sumatera Barat berhasil menyita puluhan liter minuman keras jenis tuak saat razia penyakit masyarakat (pekat) menjelang Ramadhan 1439 Hijriah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Agam, Dandi Pribadi di Lubukbasung, Rabu (16/5), mengatakan 25 liter tuak disita dari warung milik Rita Susanti (42) dengan alamat Padang Caku, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari.

“Kita juga mengamankan galon air, gelas, jiriken dan lainnya dari warung itu. Saat tim sampai di lokasi warung, tim juga menemukan sekelompok pemuda, termasuk anak di bawah umur yang sedang menikmati minuman keras tersebut,” katanya didampingi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Damkar setempat, Ali Akbar.

Ia menambahkan tim dengan jumlah 38 orang yang berasal dari Satpol PP Damkar, Denpom 1/4-3, Polres Agam dan Kodim 0304 Agam juga mengamankan satu unit meja trombol di Bawah Simpang Tigo, Kecamatan Lubukbasung.

Sementara empat titik target operasi bocor, sehingga tim tidak menemukan mesin judi jackpot yang pada sore sebelumnya masih ada. Diperkirakan operasi ini bocor, namun pihaknya tetap mengadakan razia setiap saat selama Ramadhan.

“Operasi ini dalam rangka meminimalkan penyakit masyarakat di daerah itu selama Ramadhan, sehingga masyarakat khusuk menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.

Saat ini, tuak dan meja trombol telah diamankan ke Mako Satpol PP Damkar setempat untuk proses selanjutnya.

Dalam waktu dekat, pemilik warung akan dipanggil untuk diperiksa. Setelah itu, berkas akan diserahkan ke Pengadilan Negeri Lubukbasung untuk sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

“PPNS akan memeriksa pemilik warung dalam waktu dekat dan apabila selesai, maka berkas akan dikirim ke PN Lubukbasung,” katanya.

Selama 2018, tambahnya, pihaknya telah mengajukan empat kasus tipiring ke PN Lubukbasung. Dari empat kasus itu, satu kasus sedang dalam proses dan tiga kasus telah divonis akibat melanggar pasal 4 huruf c dan huruf d Jo pasal 13 dan pasal 14 Perda Kabupaten Agam Nomor 6 tahun 2009 tentang Penanggulangan Minuman Keras.

“Dua tersangka membayar denda sebesar Rp2 juta dan satu tersangka membayar denda Rp3 juta. Uang tersebut masuk ke kas negara,” katanya. (Ant/SU01)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tewas

Bencana Tanah Longsor di China, 5 Tewas

BEIJING, SERUJI.CO.ID - Bencana tanah longsor di Kota Chongqing, China, Ahad (20/5), merenggut lima nyawa warga dan melukai seorang. Pemerintah Kota Chongqing mengatakan bahwa lima korban...
tewas

Seorang Warga Aceh Tewas Tertimpa Pohon

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Seorang warga di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, diketahui tewas dalam kondisi tertindih reruntuhan bangunan dapur yang ringsek tertimpa pohon yang...
bus

Dishub Bantul Siapkan Ratusan Armada Angkutan Mudik

BANTUL, SERUJI.CO.ID - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan 210 armada untuk angkutan pemudik atau warga yang pulang kampung ke daerah itu...

Letusan Freatik Merapi, Desa Kaliurang Alami Hujan Abu

MAGELANG, SERUJI.CO.ID - Kawasan Desa Kaliurang, Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terjadi hujan abu setelah letusan freatik kecil atau embusan dari Gunung Merapi pada...

Barca Menang Atas Sociedad pada Pertandingan Perpisahan Iniesta

BARCELONA, SERUJI.CO.ID - Tim juara Liga Spanyol Barcelona mengakhiri musim dengan kemenangan 1-0 atas tamunya Real Sociedad pada Ahad (20/5), berkat gol sensasional dari...