Razia Pekat Agam Sita Puluhan Liter Tuak


LUBUKBASUNG, SERUJI.CO.ID – Tim Satuan Koordinasi Penegak Produk Hukum Daerah (SKP2D) Kabupaten Agam, Sumatera Barat berhasil menyita puluhan liter minuman keras jenis tuak saat razia penyakit masyarakat (pekat) menjelang Ramadhan 1439 Hijriah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Agam, Dandi Pribadi di Lubukbasung, Rabu (16/5), mengatakan 25 liter tuak disita dari warung milik Rita Susanti (42) dengan alamat Padang Caku, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari.

“Kita juga mengamankan galon air, gelas, jiriken dan lainnya dari warung itu. Saat tim sampai di lokasi warung, tim juga menemukan sekelompok pemuda, termasuk anak di bawah umur yang sedang menikmati minuman keras tersebut,” katanya didampingi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Damkar setempat, Ali Akbar.

Ia menambahkan tim dengan jumlah 38 orang yang berasal dari Satpol PP Damkar, Denpom 1/4-3, Polres Agam dan Kodim 0304 Agam juga mengamankan satu unit meja trombol di Bawah Simpang Tigo, Kecamatan Lubukbasung.

Sementara empat titik target operasi bocor, sehingga tim tidak menemukan mesin judi jackpot yang pada sore sebelumnya masih ada. Diperkirakan operasi ini bocor, namun pihaknya tetap mengadakan razia setiap saat selama Ramadhan.

“Operasi ini dalam rangka meminimalkan penyakit masyarakat di daerah itu selama Ramadhan, sehingga masyarakat khusuk menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.

Saat ini, tuak dan meja trombol telah diamankan ke Mako Satpol PP Damkar setempat untuk proses selanjutnya.

Dalam waktu dekat, pemilik warung akan dipanggil untuk diperiksa. Setelah itu, berkas akan diserahkan ke Pengadilan Negeri Lubukbasung untuk sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

“PPNS akan memeriksa pemilik warung dalam waktu dekat dan apabila selesai, maka berkas akan dikirim ke PN Lubukbasung,” katanya.

Selama 2018, tambahnya, pihaknya telah mengajukan empat kasus tipiring ke PN Lubukbasung. Dari empat kasus itu, satu kasus sedang dalam proses dan tiga kasus telah divonis akibat melanggar pasal 4 huruf c dan huruf d Jo pasal 13 dan pasal 14 Perda Kabupaten Agam Nomor 6 tahun 2009 tentang Penanggulangan Minuman Keras.

“Dua tersangka membayar denda sebesar Rp2 juta dan satu tersangka membayar denda Rp3 juta. Uang tersebut masuk ke kas negara,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close