Presidium Alumni 212 Sebut Kasus Chat Firza Husein Banyak Kejanggalan

0
263
alumni 212
Presidium Alumni 212 saat melakukan pertemuan dengan Komisioner Komnas HAM di Kantor Komnas HAM, Jakarta.

JAKARTA – Ketua Presidium Alumni 212, ustadz Ansufri Idrus Sambo mendesak kepolisian untuk menghentikan kasus chat mesum yang menimpa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Alasannya, kasus tersebut merupakan fitnah. Ia menemukan banyak kejanggalan dalam chat itu.

Ustadz Sambo menilai kasus tersebut adalah bentuk kriminalisasi karena Habib Rizieq dijerat dengan pasal pornografi atas chat mesum yang dituduhkan kepadanya.

“Kalau ini kita bilang kasus pornografi dimana pornografinya? Habib terlibat dimana? Ada gak gambar-gambar habib yang ada disitu? Kan nggak ada,” kata ustadz Sambo usai melakukan pertemuan dengan komisioner Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (19/5).

Ia melanjutkan, jika ini adalah kasus perselingkuhan antara Habib Rizieq dengan Firza Husein, siapa yang melapor.

“Kalau bilang ini kasus perselingkuhan yang ngaduin siapa? Emang istrinya Habib ngadu? Kalau dibilang ini undang-undang ITE, terus yang nyebarin siapa? Ini sangat janggal sekali,” imbuhnya.

Dengan adanya kasus yang menimpa Habib Rizieq tersebut, menurut Sambo, itu sudah merusak pribadi Habib Rizieq.

“Kalau emang ini UU IT, emang yang nyebarin Habib? kan bukan, jadi enggak ada semuanya, rekayasa semuanya, itu yang kita bilang tadi, ini sudah berlebihan dan sudah merusak pribadi Habib Rizieq,” katanya.

Seperti diberitakan, dalam kasus sex chat dan foto porno yang disebarkan oleh seseorang lewat situs baladacintarizieq.com, polisi telah menetapkan Firza Husein menjadi tersangka.

Tapi, sampai sekarang polisi belum menemukan siapa pembuat situs yang menyebarkan konten pornografi tersebut.

Untuk mendalami kasus tersebut, polisi tengah menunggu Habib Rizieq pulang ke Jakarta untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Sementara itu, Kuasa hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera menilai ada upaya politik untuk menjatuhkan karakter Habib Rizieq sebagai ulama. Dan dia menilai ada unsur pelanggaran HAM dalam kasus tersebut.

Tim hukum Habib Rizieq sebelumnya telah melaporkan kasus tersebut ke Komnas HAM. Kini pihak Komnas HAM tengah melakukan penyelidikan terhadap laporan itu.

 

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU