PPP Desak Polisi Usut Aksi Persekusi Ustadz Somad di Bali

0
61
Reni Marlinawati
Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati mengaku sedih sekaligus geram atas kondisi yang menimpa Ustadz Abdul Shomad atas persekusi yang dialami saat melaksanakan dakwah di Bali.

“Aparat kepolisian harus menegakkan hukum dan mengusut siapa pelaku persekusi terhadap Ustadz Somad tersebut,” kata Reni kepada SERUJI melalui pesan singkatnya, Senin (11/12).

“Peristiwa itu melengkapi sejumlah kasus penolakan terhadap pihak yang dituding anti NKRI dan anti keberagaman,” imbuhnya.

Reni mengatakan, hal yang menimpa Ustadz Somad di Bali menunjukkan tindakan yang tidak beradab dan sama sekali tidak mencerminkan adab warga Bali yang dikenal santun, terbuka dan toleran. Faktanya, tokoh-tokoh adat Bali justru terbuka menerima Ustadz Somad.

“Oknum-oknum yang merusak kenyamanan Bali dan Republik Indonesia ini harus ditegakkan hukum terhadap mereka. Aparat penegak hukum jangan pernah berkompromi untuk menjerat mereka karena jelas-jelas bertentangan dengan nilai Pancasila,” terang anggota Komisi X DPR ini.

Persoalan yang terjadi di Bali, lanjut Reni, telah menjadi fenomena di tengah masyarakat Indonesia. Apalagi ini sungguh merisaukan masyarakat yang secara tegas dalam konstitusi sebagai negara hukum.

“Masyarakat sipil berlagak seperti aparat penegak hukum. Kelompok partikelir menampilkan diri sebagai lembaga resmi negara yang bertugas menegakkan aturan publik. Fenomena ini harus dihentikan. Tidak boleh lembaga swasta bertindak layaknya lembaga negara,” sesalnya. (Herdi S/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....