Polsek Pondokgede Tangkap Tiga Tersangka Pembunuh Pelajar

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Sektor Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat, meringkus tiga pelajar laki-laki yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Muh Rizki Aditia (17) hingga meninggal dunia, Ahad (24/12) dini hari.

“Tiga tersangka telah ditangkap tim dari Unit Reserse Kriminal Polsek Pondokgede. Saat ini mereka tengah diperiksa petugas,” kata Kepolrestro Bekasi Kota Kombes Pol. Indarto di Bekasi.

Menurut dia, peristiwa penganiayaan itu berlangsung di Jalan Swadaya Kampung Cibening RT01/RW14, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede pada hari Minggu pukul 02.30 WIB.

Peristiwa yang mengakibatkan seorang pelajar yang berdomisili di Perumahan Depkes II Jatibening Baru, Pondokgede Kota Bekasi itu berawal saat terjadi bentrokan dengan kelompok musuhnya.

Saat itu, korban bersama temannya sedang bergerombol di tempat kejadian perkara (TKP).

“Tongkrongan” korban dan rekannya didatangi rombongan pelaku hingga terjadi kericuhan dan berujung bentrokan fisik.

Dalam insiden itu, kelompok korban kalah. Mereka berlarian menyelamatkan diri.

“Karena korban dan temannya kalah, korban lari. Setibanya di TKP, korban tersandung lalu terjatuh. Saat itu pelaku nekat membacok korban hingga mengakibatkan luka di bagian punggung,” katanya.

Akibat pendarahan itu, kata Indarto, korban kemudian dilarikan oleh sejumlah saksi dari warga setempat ke Rumah Sakit Harum.

“Namun, dalam penanganan medis di rumah sakit, korban meninggal karena mengeluarkan banyak darah,” katanya.

Polisi sampai saat ini masih memeriksa dua orang saksi yang mengantar korban ke rumah sakit bernama M. Imron Rosadi (20) dan rekan korban bernama Dery Aditya (17) untuk menangkap para pelaku.

“Tiga di antaranya telah kami tangkap. Namun, masih ada beberapa lagi yang masuk dalam daftar pencarian polisi,” katanya.

Indarto menambahkan bahwa tim identifikasi kepolisin berhasil menemukan sejumlah barang bukti kejahatan dari TKP berupa empat bilah celurit panjang.

“Barang ini yang diduga sebagai alat untuk menghabisi nyawa korban,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER