Polsek Kuta Sita Puluhan Botol Arak Oplosan

KUTA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Sektor Kuta, Kabupaten Badung, Bali, menyita 50 botol berisi arak oplosan yang dijual secara ilegal di tiga warung kawasan wisata Kuta.

“Kami sangat gencar memberantas peredaran arak oplosan ini, karena kami tidak ingin ada korban arak oplosan,” kata Kapolsek Kuta, Kompol Nyoman Wirajaya di Kuta, Selasa (17/4).

Ia mengatakan, razia peredaran arak oplosan akan terus dilakukan oleh tim Ospnal Reskrim Polsek Kuta yang dipimpin Kanit Iptu Ario Seno Wiboko dan Panit Buser Iptu Putu Budi Artama.

Di warung milik Ni Luh Budiasih (42) Jalan Bisma, Legian, Kuta, polisi menyita 11 botol berisi arak.

Petugas kemudian menyisir Jalan Visa Gamg Valais, Legian, dan menyita sembilan botol arak di warung milik Kadek Mustika (38).

Aparat juga menyita 22 botol arak di warung Nengah Budiarta (42) di Jalan Nakula V, Legian Kuta.

Pihaknya mengatakan, untuk para penjual minuman keras atau pemilik warung yang menjual arak ini akan diproses dengan pasal tindak pidana ringan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat jangan lagi mengonsumsi minuman keras, apalagi arak oplosan,” ujarnya.

Imbauan itu dikemukakan kepolisian agar tidak sampai ada korban jiwa di Pulau Dewata akibat meneggak minuman arak oplosan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.