Polsek Geledah Rumah Produksi Miras Oplosan di Cianjur

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Polsek Pacet, Cianjur, Jawa Barat, menggeledah rumah kontrakan di Kampung Pasir Cina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, yang diduga dipakai untuk memproduksi miras oplosan.

Penggeledahan yang dilakukan bersama unsur muspika tersebut, berdasarkan laporan warga sekitar yang curiga dengan aktivitas di dalam rumah kontrakan.

Kapolsek Pacet Kompol Suhartono pada wartawan, Rabu (11/4), mengatakan setelah mendapat laporan warga pihaknya berkoordinasi dengan Muspika Pacet, terdiri dari aparat kecamatan, Koramil dan Satpol PP, melakukan penggeledahan.

Petugas terpaksa mendobrak pintu kontrakan karena pemilik tidak berada di tempat dan petugas mengamankan barang bukti campuran miras oplosan berupa ratusan saset marimas, kuku bima, madu dan obat terlarang merk parasetamol, amoxcilin.

“Saat dilakukan penggerebegan pemilik kontrakan Handika Wijaya, tidak berada ditempat, sehingga kami terpaksa mendobrak pintu rumah tersebut dan menemukan sejumlah barang bukti untuk membuat miras oplosan,” kata Suhartono.

selanjutnya barang bukti diamankan di Mapolsek Pacet, guna tindak lanjut dan pihaknya masih memburu pemilik rumah kontrakan.

“Kami akan terus menggelar razia dan operasi agar tidak ada lagi miras oplosan di wilayah hukum Pacet,” katanya.

Pihaknya mengimbau warga agar segera melapor jika mendapati aktivitas serupa di lingkungannya masing-masing. Pasalnya hingga saat ini, miras oplosan masih banyak diperjual belikan dan banyak memakan korban jiwa.

“Kami imbau warga untuk segera melaporkan kalau ada yang menjual dan memproduksi miras atau oplosan di lingkungannya agar segera kami tindak,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan