Polsek Ciruas Amankan Ribuan Botol Miras

0
67
Minuman keras atau miras
Kapolsek Ciruas Nono Karsono (tengah) bersama unsur muspika saat melakukan Siaran Pers hasil Operasi Pekat Kalimaya 2017 di Mapolsek Ciruas, Kamis, 7/12/2017. (Foto: Rizki/SERUJI)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 Kepolisian Sektor (Polsek) Ciruas, Kabupaten Serang berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai merk. Miras tersebut terkumpul hasil dari Operasi Pekat Kalimaya 2017.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ciruas Kompol Nono Karsono, mengatakan, Operasi Pekat ini dilakukan di seluruh warung jamu dan toko yang berada di sepanjang wilayah Ciruas.

“Ratusan Miras ini, kita dapat dari beberapa warung dan toko yang ada di wilayah hukum Polsek Ciruas, pemilik warung dan cafe yang kedapatan menjual miras sudah kami lakukan panggilan untuk diberikan peringatan,” kata Kapolsek Ciruas Kompol Nono Karsono, di Mapolsek Ciruas, Kabupaten Serang, Kamis (7/12).

Dilanjutkan Kapolsek, pihaknya akan menindaklanjuti kejadian ini, sesuai dengan perda Nomor 5 tahun 2006 tentang penanggulangan penyakit masyarakat, Pasal 5 ayat 2 yang berbunyi setiap orang, kelompak dan atau badan dilarang meracik, memproduksi, menyimpan dan memperjual belikan minuman keras.

Untuk, meminimalisir peredaran miras di Wilayah Ciruas, kata Nono, pihaknya bersama jajaran muspika akan terus melakukan razia miras karena tidak menutup kemungkinan mereka akan berjualan kembali dan berpikiran razia ini hanya dilakukan pas Operasi Pekat saja.

“Kita akan upayakan wilayah Ciruas sebagai wilayah Zero Miras,” tegasnya.

Selain miras, diterangkan Kapolsek, pihaknya juga akan akan melakukan razia ke berbagai tempat hiburan yang ada di Ciruas.

“Kita, tidak akan bosan-bosannya untuk melakukan razia hiburan malam,” tandasnya.

Dirinya pun, berharap masyarakat untuk melapor jika mendapati adanya tempat penjualan miras agar bisa ditindaklanjuti.

Ditempat yang sama, Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciruas, KH Badrudin, mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh jajaran Polsek Ciruas.

“Saya merasa bahagia dengan adanya operasi ini, karena bagaimana pun juga miras dan hiburan malam ini sesuatu yang negatif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, semua kejahatan seperti perzinahan, pelacuran dan pembunuhan berawal dari miras.

“Minuman keras ini sering jadi pemicu dari masalah-masalah, dan tindakan kriminal yang tak jarang dipicu karena miras,” ungkapnya.

Dengan adanya operasi pekat ini, MUI Kecamatan Ciruas berharap wilayahnya dapat aman dan kondusif.

Camat Ciruas, Wawan, mengungkapkan, sebagai minuman yang berbahaya, miras bisa merusak anak-anak. Untuk itu, dirinya mendukung dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan jajaran Polsek Ciruas.

Dikatakannya, pihaknya bersama kepolisian akan kembali menyisir warung-warung yang kemungkinan masih memperjualbelikan miras ini.

“Dalam minggu-minggu ini kita akan melakukan razia miras kembali,” pungkasnya. (Rizki/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Bayi Kembar Siam Asal Ternate Meninggal Dunia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID -  Bayi kembar siam asal Ternate, Maluku Utara, Khalisa Soetomo Tjan, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya, Jumat (22/6) karena...
Sudrajat-Syaikhu

Jelang Debat Publik Ketiga, Pasangan Asyik Siap Tampil Optimal

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat dan Ahmad Syaikhu atau Pasangan Asyik menyatakan siap tampil optimal pada...
Partai Demokrat

Jelang Pencoblosan, Demokrat Siapkan 81 Ribu Saksi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Ketua DPD Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanegara mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 81.000 orang saksi untuk bertugas mengawal proses pencoblosan di tempat pemungutan...
Uang Rupiah

BI Akan Hancurkan Uang Berstempel #2019GantiPresiden

MANADO, SERUJI.CO.ID -  Bank Indonesia (BI) akan menghancurkan uang rupiah berstempel yang marak terjadi saat ini. "BI tidak pernah mengeluarkan uang rupiah yang berstempel ganti presiden...
tenaga kerja asing

Protes Dipekerjakannya TKA, 62 Orang Ditahan Polisi

AFRIKA SELATAN, SERUJI.CO.ID - Polisi Afrika Selatan pada Kamis (21/6) menangkap 62 orang karena menghalangi jalan guna memprotes dipekerjakannya tenaga kerja asing sebagai pengemudi truk. Polisi...