Polrestabes Surabaya Tertibkan Balapan Liar

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menertibkan sejumlah titik ruas jalan di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang selama ini kerap dijadikan arena balap liar oleh kalangan remaja.

“Hari ini kami amankan 43 sepeda motor berikut pengendaranya di dua titik jalan raya, yaitu Jalan Semarang dan Jalan Dupak Surabaya,” ujar Kepala Bagian Operasional Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Bambang Sukmo Wibowo kepada wartawan di Surabaya, Jumat (1/6).

Operasi balap liar tersebut digelar Polrestabes Surabaya setelah shalat Subuh.

“Tadi pagi habis Subuh kami menyasar ke lokasi-lokasi yang dimungkinkan terjadi pelanggaran petasan atau mercon maupun balap liar. Ternyata kami menemukan balap liar di Jalan Semarang dan Dupak,” katanya.


Polisi mendata 43 pembalap liar yang terjaring operasi tersebut adalah kalangan remaja usia 15 hingga 25 tahun. Terbanyak adalah usia 16, 17, dan 18 tahun.

Dari 43 pembalap liar yang terjaring operasi, tercatat 15 di antaranya masih berstatus pelajar.

“Kami sudah mendata nama-nama sekolahnya,” ucap Bambang.

Dia memastikan seluruh pembalap liar yang terjaring operasi pada hari ini tidak diproses hukum mengingat usianya yang masih remaja.

“Masa depan mereka masih panjang. Selain itu aktivitas balap liar ini kan tergolong hobi. Kami akan lakukan pembinaan agar mereka menyalurkan hobinya dengan cara yang benar,” katanya.

Untuk itu, Bambang menandaskan, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polrestabes Surabaya akan mengambil peran dalam pembinaan terhadap 43 remaja tersebut.

“Pembinaannya nanti akan melibatkan para orang tua atau keluarganya, pihak sekolah, atau bisa juga kami minta bantuan Pemerintah Kota Surabaya untuk memfasilitasi hobi mereka,” ujarnya.

Aktivitas balap liar di sejumlah titik ruas jalan Kota Surabaya, lanjut Bambang, tak hanya terjadi selama bulan Ramadhan.

Di luar bulan Ramadhan, kalangan remaja juga kerap menggelar balap liar pada tengah malam hingga menjelang subuh, memanfaatkan jalanan yang lengang dan sepi dari pengawasan aparat.

“Kami akan rutin menertibkan aktivitas balap liar ini,” katanya. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.