Polrestabes Surabaya Razia Minuman Keras

0
87
  • 1
    Share
Ilustrasi.

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Jawa Timur, merazia berbagai jenis minuman keras dan mengamankan sedikitnya 10 ribu botol berbagai merek.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Sudamiran di Surabaya, Senin (16/4), mengatakan razia dilakukan selama empat hari, sejak 13 April, berdasarkan perintah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian.

“Kapolri memerintahkan Polres dan Kepolisian Daerah di seluruh Indonesia memberantas segala jenis minuman keras mematikan di wilayah hukum masing-masing,” ujarnya.

Di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, petugas mengamankan 10 ribu botol minuman keras dari berbagai lokasi, di antaranya merek Topi Miring, Mc Donald, Arak Beras, Whisky, Vodka. Selain itu juga mengamankan minuman keras “cukrik” yang dikemas dalam botol bekas air mineral yang disita dari sejumlah lapak di kawasan timur Kota Surabaya.

Sudamiran menandaskan, dalam razia itu petugas Polrestabes Surabaya juga mengamankan ribuan botol bir karena diketahui sudah kedaluwarsa, serta ratusan bir kaleng yang penjualannya tidak dilengkapi izin edar.

“Sebanyak 7.680 botol bir merek ‘Guinness’ kami amankan karena sudah kedaluwarsa. Selain itu kami juga amankan 192 kaleng bir merek ‘draft beer’ karena penjualannya tidak dilengkapi izin edar,” katanya.

Sudamiran memastikan penjual puluhan ribu botol bir tersebut tak hanya akan mendapat sanksi tindak pidana ringan.

“Lima pemilik minuman keras mematikan ini sampai sekarang masih kami periksa,” ujarnya.

Jika terbukti bersalah, kelima pemilik minuman keras mematikan itu akan dijerat Pasal 37, Ayat 1 dan/ atau Pasal 40 Undang-undang nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. “Ancaman hukumannya 5 tahun penjara atau denda uang maksimal Rp10 miliar,” ucap Sudamiran. (Ant/SU01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU