Polrestabes Medan Ungkap Prostitusi Anak

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan telah mengungkap kasus prostitusi terhadap anak yang masih di bawah umur di lokasi kos-kosan Jalan Menteng Raya Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/4).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, korban yang merupakan gadis berinisial NH (16) “dijual” kepada seorang pria hidung belang seharga Rp3 juta.

Kasus prostitusi anak itu, menurut dia, terbongkar setelah keluarga korban mencari wanita muda itu kabur dari rumah sejak Rabu (21/3).

“Pihak keluarga yang menemukan remaja itu, dalam kondisi memprihatinkan di kos Jalan Menteng Raya Medan,” ujar Putu.

Ia mengatakan, pihak keluarga yang melihat sekujur tubuh korban penuh bekas “cupangan”, lalu menginterogasinya. Kemudian diketahui bahwa NH telah “dijual” kepada pria hidung belang.

Atas kejadian tersebut, korban lalu membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya telah mengamankan satu orang tersangka berinisial CY, diduga sebagai mucikari.

Putu menjelaskan, dalam pengungkapan kasus prostitusi anak itu, Polrestabes mengamankan barang bukti baju korban dan satu kuitansi pembayaran kamar kos.

“Jadi korban ‘dijual’ seharga Rp3 juta dan uangnya itu dipakai oleh tersangka mucikari untuk membayar kos,” katanya.

Sedangkan korban, hanya mendapatkan sisa uang senilai Rp200 ribu.

“Kita masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelanggan atau orang pernah berhubungan dengan korban,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan