Polresta Surakarta Bekuk Tiga Tersangka Polisi Gadungan

SOLO, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Surakarta membekuk tiga tersangka polisi gadungan yang mengaku sebagai anggota reserse Polda Jateng untuk melakukan penipuan dan pemerasan di Kampung Joyotakan, Serengan, Solo.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo melalui Kapolsek Serengan Kompol Giyono, Kamis (17/5), mengatakan tiga tersangka polisi gadungan mengaku anggota reserse Polda Jateng itu, untuk melakukan pemerasan terhadap korban yang dituduh sebagai kurir narkoba.

Menurut Giyono, tiga tersangka polisi gadungan tersebut yakni Panji Guruh alias Enji (25) warga Jalan Duwetan Semanggi Pasar Kliwon Solo, Septian Dwi Hananto (22) warga Kampung Semanggi Pasar Kliwon Solo dan Gusti Jova Rahul Adnin (22) warga Kampung Losari Semanggi Pasar Kliwon Solo.

“Mantan suami korban bernama Lentho, sedang ditahan dan menjalani proses hukum kasus narkoba di Polda Jateng. Dan, tiga tersangka ini, mengaku anggota reserse Polda Jateng melakukan pemerasan terhadap korban,” kata Giyono.

Pelaku datang ke rumah korban mengaku sebagai anggota reserse Polda Jateng, lalu menangkap korban dengan alasan terlibat kurir narkotika bersama mantan suaminya yang mendekam di sel, pada Rabu (9/5). Pelaku kemudian membawa korban yang statusnya janda anak satu itu, ke sebuah hotel di Solo untuk diinterogasi.

Pelaku memesan dua kamar, untuk tersangka Septian Dwi dan Gusti Jova, sedangkan satu lainnya untuk Panji bersama korban untuk interogasi. Pelaku Panji di kamar hotel nomor 210 meminta korban menyediakan uang sebesar Rp2 juta jika ingin menyelesaikan masalah keterlibatan dengan narkoba.

Namun, korban menawar Rp1 juta dengan catatan bersedia melakukan hubungan seperti suami istri dengan Panji.

Korban selanjutnya diantar ke rumahnya di Joyotakan, kemudian hanya menyerahkan uang Rp150 ribu dari Rp1 juta yang dijanjikan. Dan pelaku menyita telepon seluler korban sebagai jaminan. Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan ke polisi.

Pelaku Panji pada Kamis (10/5), mendatangi rumah korban lagi untuk meminta kekurangan uang yang dijanjikan. Namun, polisi langsung membekuk pelaku Panji dan melakukan pengembangan menangkap dua pelaku lainnya di sebuah warung internet di kawasan Semanggi.

Polisi juga berhasil menyita barang yang dapat dijadikan barang bukti berupa sebuah kartu Sim Card milik korban dan dos handphone merek xiami. Ketiga pelaku ini, pengangguran yang dikenal warga sebagai preman di kampungnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER