Polresta Samarinda Tangkap Pedagang Telur Penyu

SAMARINDA, SERUJI.CO.ID – Unit Eksus Satreskrim Polresta Samarinda, Kalimantan Timur menangkap pedagang telur penyu yang menjalankan usahanya di kawasan Kota Samarinda.

Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan, di Samarinda, Kamis (10/5), mengatakan salah seorang pedagang telur penyu berinisial AA (38) berhasil dibekuk di Jalan Pangeran Antasari dalam operasi yang digelar Senin (7/5).

“Kami mengamankan pelaku penjual telur penyu tersebut dengan barang bukti 197 butir telur penyu,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menemukan asal muasal telur penyu tersebut.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan BKSDA Kaltim untuk pengungkapan dan pencegahan peredaran telur penyu agar tidak dijual sembarangan,” ujar Danovan.

Hasil pemeriksaan sementara, diketahui harga jual telur penyu per butir berukuran kecil seharga Rp6 ribu. Sedangkan yang berukuran sedang seharga Rp7 ribu dan yang besar Rp10 ribu,” katanya pula.

Selain itu, kata Danovan, diketahui pelaku juga menjual per kotak, dengan harga Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Menurut pelaku, dari usahanya tersebut dia mendapatkan keuntungan senilai Rp20 ribu per kotaknya.

“Biasanya saya jual di depan warung di pinggir Jalan Pangeran Antasari. Tapi, tidak hanya saya yang jualan, kalau bisa yang lainnya ditangkap juga,” katanya lagi.

Pelaku menyebutkan, telur penyu punya banyak peminat lantaran dianggap memiliki banyak khasiat. Salah satunya untuk obat asma.

“Saya berdagang untuk tambah penghasilan, meskipun itu dilarang,” ujarnya pula.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 21 ayat 2 (b) juncto pasal 40 ayat 2 Undang Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dengan ancaman 5 tahun penjara. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER