Polresta Jambi Bekuk Dua Pengedar Sabu-Sabu

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Anggota Satnarkoba Polresta Jambi membekuk dua pemuda pengedar narkoba jenis sabu-sabu dengan barang bukti 11 paket siap edar.

Kasat Narkoba Polresta Jambi Kompol Priyo Wiryanto di Jambi, Sabtu (21/4), mengatakan puluhan paket sabu siap edar itu diamankan dari tersangka Jaka Siswanto (26), warga Jalan Halmahera Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung dan Iman Rapid (24), warga RT 4 Jalan Sentot Ali Basa Kelurahan Payo Selincah Kecamatan Jambi Timur.

Dari kedua tersangka yang saling terkait tersebut, polisi berhasil mengamankan 11 bungkus paket sabu.

Kasus itu bermula adanya laporan warga yang menyebutkan kerap terjadi transaksi narkoba di lingkungannya.

Setelah mendapat laporan, polisi mengembangkan penyidikan dan saat dilakukan penggeledahan disaku tersangka Jaka ditemukan narkoba yang diduga sabu dalam paket-paket kecil yang siap edar.

Penangkapan keduanya dilakukan polisi secara terpisah setelah kasus tersangka Jaka ditangkap dirumahnya pada Kamis lalu (19/4) sekitar pukul 14.00 WIB, dan kemudian ditangkap lagi tersangka Imam di seputaran rumahnya, setelah dilakukan pengembangan dari tersangka Jaka.

“Dari hasil penggeledahan tersangka Imam, ditemukan dua paket sabu seberat lima gram dari saku celananya kemudian digeledah lagi di rumahnya pelaku ditemukan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu satu paket kecil dan satu paket sedang,” kata Priyo.

“Kini kasus kedua tersangka sedang dikembangkan lagi oleh Polresta Jambi untuk memburu sindikat pengedar dan bandar sabu, dan atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan dengan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI nomor 35 thn 2009,” jelas Priyo. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER