Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Curanmor Hanya Dalam 24 Jam

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Anggota Ops Ranmor Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin berhasil menangkap pelaku Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) hanya dalam kurun waktu 24 jam.

“Satu hari kami lakukan penyelidikan usai menerima laporan korban, dan pelaku ditangkap dengan barang bukti sepeda motor yang dicurinya,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto melalui Kasat Reskrim AKP Ade Papa Rihi di Banjarmasin, Rabu (11/4).

Dikatakannya, pria berinisial FR (32) itu diciduk di Jalan Tembus Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan pada Kamis (5/4) sekitar pukul 19.00 WITA.

Di mana pelaku sebelumnya melakukan pencurian motor pada Rabu (4/4) sekitar pukul 21.15 WITA di Jalan Sultan Adam Komplek Pondok Kelapa II, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

“Setelah melakukan penyelidikan dari hasil informasi yang diterima Tim Ops Ranmor, anggota berhasil mengamankan pelaku dengan cepat,” papar Ade.

Berdasarkan keterangan korban I Wayan Sutana, ungkap Ade, sepeda motor korban merek Honda Scoopy warna biru silver terparkir di TKP dalam kondisi tidak terkunci stang maupun kunci pengamannya tidak terkunci.

Korban baru sadar ketika mau pulang meninggalkan TKP, sepeda motornya sudah tidak ada di parkiran dan langsung melaporkan ke Polsekta Banjarmasin Utara.

“Tersangka dijerat penyidik Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukuman pidananya 7 tahun penjara,” pungkas Ade. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.