Polresta Bandarlampung Tangkap Lima Anggota Sindikat Narkoba

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID – Unit Reskrim Polsekta Telukbetung Utara, Polresta Bandarlampung menangkap lima anggota sindikat pengedar narkoba yang beroperasi di wilayah Kota Bandarlampung pada Senin (30/4) sore.

Kelima tersangka yang diamankan, yakni Heri Gunawan, Ilham Kurniawan, Gerry Samuel, Mamat Syaluri, dan Rudi alias Ayung merupakan warga Kelurahan Bumi Waras, Bandarlampung.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono melalui Wakapolresta Bandarlampung AKBP Yuddy Chandra, di Bandarlampung, Selasa (1/5), mengatakan pihaknya telah mengamankan lima tersangka tersebut di Mapolresta Bandarlampung.

Kelima tersangka diamankan pada dua tempat berbeda, di Jalan Ikan Julung, Kampung Skip Rahayu, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, dan terakhir di Jalan Jati, Kelurahan Kedamaian, Bandarlampung.

“Penangkapan terhadap lima tersangka dilakukan terpisah, pada saat penggerebekan, di tempat kejadian perkara pertama di sebuah indekosan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung, lima tersangka tak berada di lokasi, kemudian petugas melakukan pengejaran kembali di Jl Ikan Julung Kampung Skip Rahayu, Kelurahan Bumi Waras,” ujar Yuddy Chandra, saat ekspose di depan Mapolresta Bandarlampung.

Yuddy Chandra menambahkan, petugas yang mengetahui keberadaan para tersangka lanjut melakukan pengejaran ke kawasan Bumi Waras dan berhasil mengamankan empat tersangka berinisial HG, IL, GS, dan MS berikut barang bukti berupa 49 butir ineks warna hijau muda, 6 paket sabu-sabu, dan 1 unit timbangan digital. Sedangkan tersangka RD alias AY sudah tidak ada di lokasi.

“Tak putus hanya sampai di situ, petugas yang mengantongi identitas RD alias AY, kembali melakukan pengejaran dan penggerebekan di kediamannya. Hasilnya petugas berhasil mengamankan tersangka RD alias AY,” ujarnya lagi.

Saat dilakukan penggeledahan, kata Yuddy Chandra, petugas mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat isap sabu-sabu, 2 bilah pisau, sepucuk air softgun, 1 timbangan digital, 2 HP, dan 1 unit mobil jenis sedan warna silver B-805-JSV.

“Dari catatan kejahatannya, tersangka HG dan RD alias AY merupakan residivis kasus serupa,” katanya pula.

Saat diinterogasi, RD alias AY mengaku sudah menjadi pecandu narkoba sejak enam tahun lalu dan pernah dipenjara akibat kasus serupa. “Saya membeli barang dari HG,” ujarnya lagi.

Sedangkan tersangka HG mengaku baru bebas menjalani hukuman akibat kasus serupa. “Saya membeli sabu-sabu dan pil ineks itu dari tersangka HDR. Rencananya, sabu-sabu dan pil ineks itu saya jual kepada RD alias AY dan pelanggan lainnya,” katanya lagi.

Akibat perbuatannya, kelima tersangka bakal dijerat pasal 114 subpasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun hingga 20 tahun penjara. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER