Polres Tanjung Perak Ringkus Komplotan Pembajak Truk Trailer

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya meringkus komplotan pencuri yang kerap membajak truk trailer atau pengangkut barang-barang yang dikemas dalam peti kemas di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

“Kami melakukan penyelidikan keberadaan komplotan ini setelah menerima laporan dari sejumlah pengusaha yang merasa barang-barang bawaannya yang dikirim melalui kapal tujuan Pelabuhan tanjung Perak Surabaya selalu berkurang,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Polisi Tinton Yudha Riambodo di Surabaya, Kamis (19/4).

Komplotan ini htelah beraksi di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya selama 6 bulan terakhir.

Penyelidikan polisi menemukan komplotan yang beranggotakan enam pelaku, masing-masing berinisial Is (43), Kh (32), Pra (38), AR (30), Ma (34), dan AP (29), semuanya warga Kota Surabaya.

“Keenam pelaku ini kami ringkus saat membajak sebuah truk trailer di jalan raya tak jauh dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kami telah menyelidiki gerak-gerik keenam pelaku selama dua minggu,” katanya.

Saat penangkapan, keenam pelaku sedang memindahkan 17 lembar plat baja “stainless steel coil” dari dalam kontainer truk trailer ke atas mobil “pick up” atau bak terbuka yang telah mereka siapkan.

17 lembar plat baja tersebut ditaksir nilainya mencapai Rp100 juta.

“Ini barang impor. Komplotan ini terkenal selalu menyasar truk trailer yang mengangkut barang-barang impor,” ujarnya.

Dari mana komplotan ini mengetahui truk trailer sasarannya mengangkut barang-barang impor, Tinton mengungkapan, ternyata ada kerja sama dengan sopir truk trailer.

“Saat ini kami masih menyelidiki berapa banyak korban yang telah mereka bajak. Selain itu kami juga memburu penadah barang-barang impor hasil curian dari komplotan ini,” ucapnya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER