Polres Tangsel Ciduk Penjual Miras Oplosan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Petugas Kepolisian Resor Tangerang Selatan dan Polsek Ciputat menciduk penjual minuman keras oplosan Rony Mulia Rajagukguk (50) yang menewaskan dua warga yaitu Rohman alias Toyang (41) dan Ade Firmansyah (34).

“Tersangka diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Sleatan Ajun Komisaris Polisi Ahmad Alexander Yurikho di Jakarta, Jumat (13/4).

Petugas meringkus tersangka Rony di rumahnya Jalan Elang IV Musyawarah RT04/01 Kelurahan Sawah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Akibat menjual minuman keras oplosan tidak resmi, Rony dipersangkakan Pasal 197 Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 136 Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan atau Pasal 204 Ayat (1) dan (2) KUHP.

Yurikho menjelaskan awalnya petugas Polres Tangsel dan Polsek Ciputat menerima informasi dua warga meninggal dunia diduga akibat mengonsumsi minuman keras oplosan di Kelurahan Sawah pada Rabu (11/4).

Selanjutnya, anggota pimpinan Kapolsek Ciputat Komisaris Polisi Donni Bagus Wibisono menuju lokasi yang menemukan dua warga meninggal dunia bernama A Rohman alias Toyang dan Ade Firmansyah.

Berdasarkan keterangan saksi, Yurikho mengungkapkan kedua korban sempat menenggak minuman keras secara berturut-turut pada Sabtu (7/4) malam hingga Senin (9/4) siang.

Kedua korban itu diduga mengonsumsi minuman jenis Vodka dan Mansion hampir setiap hari hingga terakhir pada Sabtu (7/4) malam.

Berdasarkan peristiwa itu, petugas Polres Tangsel dan Polsek Ciputat menyelidiki penjual minuman keras yang menewaskan Rohman dan Ade.

Selanjutnya, polisi menangkap penjual minuman keras oplosan mematikan itu dengan barang bukti sejumlah botol minuman keras oplosan, minuman berenergi dan “soft drink”.

Yurikho menambahkan petugas identifikasi Polres Tangsel melayangkan surat persetujuan kepada keluarga korban untuk mengotopsi jasad korban meninggal dunia guna proses penyidikan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.