Polres Sukabumi Tangkap Pemuda Diduga Edarkan Sabu

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi, Jawa Barat, menangkap pemuda yang diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

“Tersangka yang diketahui bernama Ridwan (27) ini kami tangkap di Kampung Cipatuguran RT 01/12 Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu,” kata Kasubag Humas Polres Sukabumi AKP Sunarto di Sukabumi, Kamis (31/5).

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak sembilan paket kecil dan sedang dengan total berat 6,71 gram. Barang haram itu disembunyikan tersangka di beberapa tempat seperti lemari tv dan dasboard motornya.

Penangkapan tersangka ini berawal dari informasi warga yang mencurigai gerak-gerik tersangka yang kemudian dikembangkan anggota Satuan Narkoba. Awalnya saat dilakukan penggerebegan di dalam rumahnya pemuda pengangguran tersebut tidak mengaku.

Namun setelah digeledah, polisi menemukan beberapa paket sabu-sabu siap edar yang sudah dibungkus dalam plastik bening. Modus yang dilakukan Ridwan untuk mengedakan sabu-sabu tersebut yakni bertransaksi melalui pesan pendek dan setelah uang ditransfer pembelinya barang haram itu baru diberi tahu keberadaannya sehingga tersangka dan pelanggannya tidak pernah bertemu.

“Dari pengakuan tersangka, sabu-sabu itu didapat dari salah seorang burunan berinisial Yu yang saat ini masih kami buru. Kasus ini pun masih dalam pengembangan,” tambahnya.

Sunarto mengatakan tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi