Polres Singkawang Sita Minuman Beralkohol Berbagai Merek

SINGKAWANG, SERUJI.CO.ID – Polres Singkawang menyita puluhan botol minuman beralkohol berbagai merek dan berasal dari luar negeri yang sempat beredar di kota tersebut.

“Minuman keras seperti Benson, Tequila, dan Orangebom ini kami sita pada saat Operasi Cipta Kondisi menjelang Tahun Baru 2018,” kata Kapolres Singkawang AKBP Yuri Nurhidayat di Singkawang, Senin (1/1).

Dia menegaskan segala bentuk peredaran minuman beralkohol tanpa izin di Kota Singkawang ditindak tegas.

“Tentu pelakunya akan kita kenakan UU Perlindungan Konsumen, UU Kesehatan, dan UU Perdagangan,” ujarnya.

Yuri juga menambahkan bahwa angka kejahatan yang terjadi di Kota Singkawang sepanjang 2017 mengalami penurunan dibandingkan dengan pada 2016.

“Pada tahun 2016 terjadi sebanyak 375 kasus, sedangkan pada tahun 2017 terjadi sebanyak 322 kasus,” katanya.

Dia berharap, angka kejahatan di Kota Singkawang dari tahun ke tahun dapat makin menurun.

Ia mengatakan kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor masih menjadi atensi serius pihak kepolisian.

“Mengingat kejahatan yang terjadi di Kota Singkawang ini masih mendominasi oleh curat 69 persen, curas 33 persen, dan curanmor 55 persen,” ungkapnya.

Selain mengingatkan anggota untuk meningkatkan pengungkapan kasus, Yuri juga mengajak anggota untuk selalu mempertahankan toleransi antarmasyarakat di Kota Singkawang.

“Mari kita pertahankan apa yang sudah diraih, sehingga dengan kekuatan yang kita miliki bisa menjadikan Kota Singkawang aman, nyaman, dan damai,” ajaknya.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Singkawang Sumberanto Tjitra mengatakan penertiban peredaran minuman beralkohol sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, memang sudah ada ketentuannnya.

Ia mengatakan orang tidak bisa dengan semaunya mengedarkan minuman beralkohol dalam semua kategori atau tipe, tanpa mengantongi perizinan.

“Dalam peraturan yang sudah ada ketentuannya pengaturan pembentukan tim terpadu yang berasal dari unsur dinas terkait, kepolisian, kejaksaan, tokoh masyarakat, atau tokoh agama,” katanya.

Tujuan penertiban itu, katanya, tentunya jangan sampai minuman beralkohol, terutama yang memiliki kadar alkohol tinggi, seperti tipe B dan C, dikonsumsi secara bebas oleh masyarakat.

“Karena efek sampingnya sangat berbahaya bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang,” ujarnya.

Penyitaan yang telah dilakukan oleh polisi adalah bagian dari pelaksanaan aturan.

“Saya yakin penegakkan aturan pasti didukung semua pihak, termasuk juga bagi kami dari DPRD Singkawang,” ujarnya.

Dalam Pasal 204 KUHP, katanya, mengatur lebih keras bagi pengedar minuman beralkohol yang bisa dikenakan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Jadi saya berharap kerja sama dari pihak manapun untuk tidak sembarangan dalam mengedarkan minuman keras,” katanya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O