Polres Singkawang Amankan 18 Tersangka Penambangan Emas Ilegal

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Polres Singkawang mengamankan 18 orang dalam Operasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kapuas 2018 di wilayah Hukum Polres Singkawang yang dilaksanakan Selasa (24/4).

Kepala Bagian Operasi Polres Singkawang, Kompol Florentus Situngkir di Singkawang, Rabu (25/4) mengatakan, operasi yang dimulai dari tanggal 10 – 23 April 2018 setidaknya telah mengamankan sebanyak 18 pelaku.

“Dalam operasi ini kita telah mengamankan 18 tersangka dari beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) seperti di Jl Wonosari Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah, Jl Sungai Pinang Kelurahan Sagatani dan lokasi Embung Kelurahan Pajintan Kecamatan Singkawang Timur,” kata Situngkir.

Sementara personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut, yakni sebanyak 25 personel inti dan dibantu oleh beberapa personel Polres Singkawang.

Tak hanya belasan tersangka, polisi juga ikut mengamankan barang bukti berupa tiga buah cangkul, enam buah selang air, empat buah mesin pompa air dan lima buah pompa air, satu buah alat pendulang, enam buah ken dan tujuh buah potongan pipa paralon.

“Kemudian lima buah mesin dongfeng, empat buah panbel mesin, perkakas mesin, enam unit kendaraan roda dua, air raksa yang disimpan dalam botol plastik, satu buah jerigen ukuran 5 liter berisi BBM jenis Premium,” ungkapnya.

Sedangkan barang bukti yang tidak bisa dibawa, pihaknya musnahkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan cara dibakar yakni ada sebanyak 12 set mesin dongfeng.

“Sisa barang bukti yang masih berada di lapangan yang memungkinkan tidak dapat dibawa ke kantor terpaksa kita musnahkan di tempat,” Tujuannya, kata dia, alat yang dimusnahkan agar tidak dapat dipergunakan kembali bagi pekerja PETI. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER