Polres Ponorogo Amankan 5 Penjudi Kartu Remi

PONOROGO, SERUJI.CO.ID – Jajaran Satuan Reskrim Polres Ponorogo, Jawa Timur mengungkap perjudian menggunakan kartu remi dan mengamankan lima orang pelakunya, Senin (21/5).

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto di Ponorogo, Senin (21/5) mengatakan, pengungkapan kasus perjudian remi dilakukan di pekarangan rumah warga di Desa Krebet, Kecamatan Jambon.

“Berawal dari informasi masyarakat, bahwa di pekarangan rumah Ladi di Desa Krebet ada perjudian. Petugas dari Satuan Reskrim Polres Ponorogo kemudian melakukan penggerebekan, dan mengamankan lima orang pelakunya,” ujar Sudarmanto.

Kelima orang pelaku dimaksud adalah Sulistio, Nyomo, Toimun ketiganya warga Desa Krebet, Kecamatan Jambon. Dua orang lagi, Misrun warga Kayen, Kecamatan Jambon, dan Samidi warga Sidowayah, Kecamatan Jambon.

“Selain mengamankan lima orang pelaku judi tersebut, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan dalam perjudian,” katanya.

Barang bukti perjudian itu meliputi dua set kartu remi, 248 potongan kartu yang digunakan sebagai kecik. Juga selembar beberan dari karpet plastik warna hijau, dan uang Rp489.000.

“Petugas mengamankan pelaku dan barang bukti di Polres Ponorogo guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER