Polres Metro Jakarta Utara Gelar Rekonstruksi Penganiayaan di Pantai Ancol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polres Metro Jakarta Utara menggelar rekonstruksi penganiayaan di Pantai Ancol yang menewaskan seorang pemuda bernama Hilarius Ladja, Ahad (30/6) sekitar pukul 01.00 WIB

Rekonstruksi di kawasan Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol tersebut melibatkan dua tersangka, Jadri Pelamonia (27) dan Alfredo Arnando Huwae (30).

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto, mengatakan bahwa rekonstruksi ini untuk memastikan hasil pemeriksaan maupun penyidikan sesuai dengan fakta di lapangan.

“Rekonstruksi ini menjadi kesempatan untuk mencocokkan keterangan dari tersangka, saksi, dan sejumlah alat bukti,” kata Budhi di Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol, Jumat (12/7).

Ia mengatakan bahwa pihaknya mencocokkan beberapa keterangan saksi, tersangka, maupun alat bukti lainnya agar terjadi persamaan dan ada kesesuaian antara alat-alat bukti yang ada.

Budhi mengatakan kesesuaian antara keterangan para tersangka dan saksi dengan alat bukti sangat penting karena hal ini akan membantu hakim dalam membuat putusan atas kasus tersebut.

Rekonstruksi di Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol tersebut tak pelak menjadi tontonan warga yang sedang bersantai di Pantai Ancol.

“Saya, sih, enggak tahu kasusnya apa. Akan tetapi, kalau bawa minuman keras ke sini, ya, berarti pesta minuman keras. Maboklah intinya,” ujar Abdullah yang membawa keluarganya berlibur di pantai.

Ia mengaku tidak mengetahui soal kasus itu dan memilih melanjutkan liburannya. Meski begitu, ia melarang kedua anaknya menyaksikan proses tersebut.

“Ya, anak-anak lebih baik main saja di pantai, deh. Yang beginian biar kami aja orang dewasa yang lihat,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER