Polres Kotim Tangkap Pembeli dan Penjual Zenith

SAMPIT, SERUJI.CO.ID – Setelah carnophen atau zenith dinyatakan termasuk golongan narkotika, Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, makin gencar memberantas obat terlarang itu, termasuk menangkap penjual dan pembelinya.

“Hari ini kami menangkap dua tersangka. Awalnya kami menangkap seorang pembeli, kemudian kami kembangkan hingga berhasil menangkap tersangka penjualnya,” kata Kapolres AKBP Muhammad Rommel melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba AKP Ronny M Nababan di Sampit, Senin (23/4).

Tersangka pembeli dan penjual zenith itu adalah Ainun Arif (28) warga Jalan Biak Komplek lnhutani lll RT 030 RW 014 Kelurahan Mentawa Baru Hulu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit dan Rojiansyah (35) warga Jalan Usman Harun IV RT 005 RW 002 atau Jalan Usman Harun RT04 RW02 KeIurahan Baamang Hilir Kecamatan Baamang, Sampit.

Arif ditangkap sekitar pukul 01.00 WIB di area sebuah bekas hotel di Jalan Tjilik Riwut RT 40 RW 07 Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang. Sementara itu, Rojiansyah ditangkap di rumahnya di Jalan Usman Harun RT 04 RW 02 Kelurahan Baamang Hilir Kecamatan Baamang sekitar pukul 14.30 WIB.

Awalnya polisi menangkap Arif saat melintas di area sebuah bekas hotel. Saat digeledah, polisi menemukan lima butir zenith di saku celana depan sebelah kiri yang diakuinya untuk dikonsumsi sendiri.

Pengungkapan kasus ini kemudian dikembangkan. Akhirnya, polisi berhasil menangkap Rojiansyah yang merupakan tersangka penjual obat terlarang yang kini masuk kategori narkotika itu.

Saat penggeledahan di rumah Rojiansyah, polisi menemukan barang bukti berupa 181 butir obat zenith, uang Rp575.000 dan lembar plastik warna hitam. Barang bukti itu ditemukan di rak televisi dan bawah kasur.

Kedua pria yang merupakan tersangka pembeli dan penjual zenith itu dibawa ke markas Polres Kotawaringin Timur untuk diproses hukum. Mereka hanya bisa pasrah karena polisi menemukan barang bukti kuat atas kasus itu.

Arif yang disangka sebagai pembeli, dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika junto Permenkes Nomor 7 tahun 2018 tentang perubahan penggolongan narkotika. Tersangka diancam pidana penjara minimal empat tahun.

Sementara itu, Rojiansyah yang disangka sebagai pengedar zenith, dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Permenkes Nomor 7 tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika Golongan I dan atau Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Kami masih mengembangkan kasus ini untuk menelusuri asal barang dan siapa pemasok obat-obatan terlarang ini,” kata Ronny.

Ronny menegaskan, pihaknya akan terus gencar memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dia meminta bantuan informasi dari masyarakat agar para pelaku pengedar narkoba bisa ditangkap. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER