Polres Indramayu Tahan Delapan Pelaku Pengeroyokan Yang Akibatkan Korban Tewas

INDRAMAYU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menangkap delapan orang pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan seorang tewas, empat pelaku di antara tersangka masih dibawah umur.

“Kita amankan delapan orang yang terbukti telah melakukan pengeroyokan mengakibatkan seorang meninggal dunia,” kata Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y Marzuki di Indramayu, Senin (13/5).

Yoris mengatakan, dari delapan pelaku empat di antaranya masih dibawah umur. Para pelaku yang dibekuk masing-masing berinisial KUS, IBN, WRN, TRJ, JAY, SIS, YG, dan WIN, JAY, SIS, YG dan WIN.

Empat pelaku dibawah umur antara 16-17 tahun dan bahkan ada yang masih duduk di kelas satu SMA.

Pengeroyokan itu terjadi pada Ahad (11/11/2018) dini hari pukul 02.30 WIB, kedua korban yang juga kakak beradik hendak pulang menuju rumah di Kecamatan Sindang.

“Dalam perjalanan, mereka terlibat saling ejek dengan sesama pengendara roda dua dan kemudian mereka dikeroyok,” ujarnya.

Yoris menambahkan, dari kejadian itu salah satu korban menjeburkan diri ke sungai dan sempat hilang selama 11 hari. Pada saat ditemukan mayatnya sudah tidak dapat dikenali dan petugaspun sempat memerlukan waktu lama dalam mengidentifikasi korban bernama Angga.

“Satu bulan kemudian berdasarkan hasil tes DNA, jasad itu merupakan almarhum Angga,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Kapolres, para pelaku dikenakan Pasal 170 Ayat 1 poin ke 1 dan ke 3 KUHP.

“Dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama 7 tahun dan maksimal 12 tahun jika kekerasan mengakibatkan maut,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.