Polres Indramayu Sita Empat Juta Petasan

0
30
Garis polisi
Garis polisi (ilustrasi)

INDRAMAYU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menyita 4 juta petasan, 4 tone sulfur, 500 kilogram potasium, dan 240 kilogram alumunium powder saat razia di pabrik petasan.

“Kita temukan barang bukti saat melaksankan kegiatan razia petasan dengan menyita 4 juta petasan,” kata Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin saat dihubungi lewat telepon, Senin (30/10).

Petasan yang disita tersebut dari pabrik pembuatan dengan merek “Bintang Fajar” yang berlokasi di Blok Bojong Loro Desa Telukagung Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Menurutnya razia yang dilakukan pada hari Sabtu (28/10) sekira pukul 22.00 WIB dilaksanakan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan Polres Indramayu dengan menyasar pabrik petasan.

“Pemilik pabrik berinisial SK (40) akan dilakukan pemanggilan untuk diproses hukum,” tuturnya.

Pada saat razia tersebut jajarannya berhasil menyita 338 dus petasan jenis korek kecil yang setiap satu dus berisi 10.000 butir petasan, 153 dus petasan jenis korek besar masing-masing perdusnya 2.500 butir petasan dan 10 karung petasan jenis korek api kecil per karung berisikan 30.000 butir.

“Total untuk petasan yang kita sita sebanyak 4 juta butir berbagai jenis,” katanya.

Selain petasan juga disita 164 karung sulfur yang berisikam 25 kilogram per karung dan ditotal sebanyak 4,1 tone sulfur, ada juga 20 karung potasium masing-masing karung berisikan 25 kilogram atau sebanyak 500 kilogram potasium.

“Kita sita juga 16 dus alumunium powder seberat 240 kilogram dan satu buah neraca duduk atau timbangan, semua barang bukti kami bawa ke Polres Indramayu,” kata Arif. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...