Polres Indramayu Ringkus Penyalahguna 2,1 Ton BBM Bersubsidi


INDRAMAYU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat meringkus tiga tersangka penyalahguna BBM bersubsidi jenis premium dengan barang bukti sebanyak 2,1 ton premium yang akan diedarkan di kios pengisian BBM mini.

“Ada tiga tersangka yang diamankan yaitu LAZ (37), WRY (37), dan WRD (34). Ketiganya membeli BBM bersubsidi di pom bensin yang menyalahi prosedur,” kata Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, di Indramayu, Kamis (8/2).

Para tersangka kata Arif membeli BBM bersubsidi yang kemudian akan dijual kembali dengan mencari keuntungan Rp900 per liter.

Polisi dari tangan mereka menyita barang bukti berupa BBM jenis premium sebanyak 2,1 ton yang dimasukkan ke dalam 60 jeriken seberat 35 liter.

Selain itu, juga disita dua unit mobil yang digunakan untuk mengangkut BBM bersubsidi tersebut dari SPBU.

Menurut Arif, perbuatan tersebut melanggar pasal 55 jo pasal 53 huruf b, d UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas.

“Mereka terancam pidana penjara paling lama enam tahun,” katanya pula.

Arif mengatakan pengungkapan kasus tersebut karena adanya informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu.

BBM bersubsidi tersebut didapatkan dari SPBU Pilangsari Jatibarang. Berdasarkan informasi itu polisi melakukan pengejaran ke Desa Tersana dan didapatkan ada yang mengangkut BBM jenis premium dengan menggunakan mobil.

“Modus tersangka membeli BBM bersubsidi dengan surat keterangan dan kemudian dijual lagi atau diedarkan di pom mini dengan mengambil keuntungan per liter Rp900,” ujarnya lagi.

“Kami juga masih mendalami kasus ini, apakah ada keterlibatan langsung dari pihak SPBU yang melayani mereka,” kata Arif. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close