Polres Garut Musnahkan Ribuan Botol Minuman Keras

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Garut memusnahkan ribuan botol minuman keras berbagai merk hasil operasi penyakit masyarakat di sejumlah tempat di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahad (31/12), sebagai wujud memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang perayaan pergantian tahun 2017-2018.

Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, barang bukti minuman keras sebanyak 5.065 botol itu hasil operasi selama tiga bulan yang dilakukan jajaran Polres Garut maupun gabungan.

“Hasil maksimal operasi penyakit masyarakat ini hanya menyita 5.065 botol miras (minuman keras) dari berbagai tempat,” katanya.

Ia menuturkan, Polres Garut berkomitmen untuk memberantas peredaran minuman keras di Garut sebagai upaya mencegah segala tindak kriminalitas yang dipengaruhi minuman tersebut.

Kapolres mengakui hasil operasi yang telah dilaksanakannya belum maksimal sehingga perlu dilakukan terus agar peredaran minuman keras dapat diminimalisasi di Garut.

“Hasil ini kurang maksimal karena belum mencapai ke pelosok daerah di Garut,” katanya.

Komandan Komando Distrik Militer 0611 Garut, Letkol Asyraf Aziz menambahkan, jajarannya siap mendukung upaya penegakan kepolisian dalam memberantas minuman keras di Garut.

Menurut dia, minuman keras sudah seharusnya diberantas karena menjadi salah satu pemicu terjadinya tindak kejahatan di masyarakat.

“Kita dukung seluruh upaya masyarakat dalam pemberantasan miras ini,” katanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, KH Sirojul Munir yang hadir dalam acara pemusnahan minuman keras tersebut mengapresiasi keberhasilan polisi yang telah mengamankan minuman keras untuk selanjutnya dimusnahkan.

Menurut dia, kinerja kepolisian itu sebagai bukti nyata memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Garut.

“Ini sebagai bukti tanda nyata upaya polisi yang sudah dilakukan secara maksimal walaupun masih belum maksimal, untuk itu memerangi miras harus terus dilakukan,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER