Polres Garut Buru Empat Pengedar Miras

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Garut memburu empat orang yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi terkait kepemilikan dan mengedarkan minuman keras berbagai merek di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Ada empat orang yang sedang kita cari, mereka adalah pemilik rumah sama yang mendistribusikan,” kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Garut, Selasa (17/4).

Ia menuturkan jajarannya telah berhasil mengungkap sebuah rumah mewah yang dijadikan tempat penyimpanan minuman keras sebelum akhirnya diedarkan di wilayah Garut.

Baca juga: Polres Pangkalpinang Amankan Pemilik Pabrik Arak

Polisi, kata dia, saat penggerebekan di Kampung Lembang Asri, Kecamatan Tarogong Kidul itu, hanya menemukan enam ratusan botol minuman, sedangkan pemilik rumahnya tidak ada di tempat.

“Kasusnya masih kita dalami, orangnya DPO, karena saat penggerebekan orangnya tidak ada di rumah,” katanya.

Baca juga: Kapolda Pontianak: Miras Sumber Kejahatan

Ia menyampaikan kepolisian di Garut sesuai perintah pimpinan Polri menginstruksikan untuk memberantas peredaran minuman keras.

Polres Garut, kata dia, melakukan razia secara rutin untuk memastikan sudah tidak ada lagi peredaran minuman keras di Garut.

“Siang, sore, sampai malam kita razia, bahkan tempat yang dulunya suka menjual minuman keras sekarang sudah tutup,” katanya.

Ia menambahkan selain mengamankan minuman keras pabrikan, jajarannya juga berhasil menggagalkan pendistribusian minuman keras oplosan.

“Ada yang ketangkap untuk oplosan jenis ciu, namun jumlahnya tidak terlalu signifikan,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER