Polres Cianjur Temukan Ratusan Obat Terlarang di Terminal Pasirhayam

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Polres Cianjur, Jawa Barat, akan mendalami penemuan ratusan obat terlarang jenis tramadol di salah satu kios di Terminal Pasirhayam, saat Koramil Cianjur menggelar razia penyakit masyarakat.

Kabagops Polres Cianjur, Kompol Warsito di Cianjur Sabtu (18/5), mengatakan pihaknya akan mendalami temuan dari petugas yang mendapatkan obat terlarang di area terminal antar kota tersebut.

Karena dikhawatirkan obat terlarang dengan dosis tinggi itu, disalahgunakan sopir angkutan, sehingga dapat mencelakakan dirinya atau orang lain yang mengunakan jasa angkutan umum.

“Satuan Narkoba Polres Cianjur, segera menindaklanjuti temuan tersebut, apakah memang masih banyak yang memperjualbelikannya atau tidak, apalagi di kawasan terminal,” tuturnya.

Sebelumnya petugas gabungan Koramil Cianjur dan Satpol PP Cianjur, mendapati adanya obat terlarang dengan dosis tinggi di salah satu warung di kawasan Terminal Pasirhayam dengan jumlah cukup banyak.

“Obat yang diduga diperjual belikan untuk disalahgunakan itu, ditemukan saat petugas melakukan razia minuman keras karena diduga di terminal banyak juga beredar miras, terutama miras oplosan,” kata Danramil Cianjur, Kapt Inf Dadang.

Saat melihat sebuah warung yang mencurigakan, petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan berbagai jenis obat, termasuk obat yang kerap disalahgunakan.

“Cukup banyak yang kami amankan, diduga obat yang masih dalam dus tersebut akan dijual terpisah dan dimasukan ke dalam kantong kecil khusus untuk obat,” ucapnya.

Ratusan butir obat terlarang tersebut langsung dimusnahkan petugas untuk memberikan efek jera bagi pembeli dan penjual. Sedangkan saat dilakukan pengeledahan, pemilik kios berhasil melarikan diri.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan