Polres Banjar Tangkap Pemilik Warung Jual Miras

MARTAPURA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Sektor Simpang Empat, Polres Banjar, Kalimantan Selatan, menangkap pemilik warung yang terbukti menyimpan dan menjual minuman keras dalam giat operasi Sikat Intan 2018.

Kepala Kepolisian Resor Banjar AKBP Takdir Mattanete di Martapura, Senin mengatakan, pemilik warung bernama Rusdi (35) dijadikan tersangka atas kepemilikan minuman beralkohol itu.

“Penangkapan tersangka dilakukan petugas di warungnya saat giat operasi Sikat Intan, Senin pukul 00.15 Wita dan barang bukti yang disita yakni 10 botol minuman keras berbagai jenis,” ujarnya.

Menurut Kapolres didampingi Kapolsek Simpang Empat AKP Wahyu Ismoyo Jaya Wardhana, penangkapan tersangka dilakukan petugas setelah menerima informasi masyarakat.

Disebutkan kapolsek, informasi itu terkait aktivitas yang dilakoni tersangka menjual minuman beralkohol di warung miliknya di Desa Simpang Empat RT 001 Kecamatan Simpang Empat.

“Informasi itu langsung ditindaklanjuti petugas melalui razia yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Ari Handoyo mendatangi warung tersangka hingga menemukan barang bukti minuman keras,” ucapnya.

Hasil penggeledahan di warung itu ditemukan 10 botol minuman beralkohol merk Mansion House sebanyak 6 botol, merk Iceland 2 botol dan merk Anggur Malaga dua botol.

Dijelaskan kapolsek, tersangka Rusdi melanggar pasal 14 Ayat 1 jo pasal 4 ayat 1 Perda Kabupaten Banjar nomor 6 tahun 2017 tentang pengaturan minuman beralkohol, obat-obatan dan zat adiktif.

“Tersangka akan dijatuhi hukuman sesuai pelanggaran perda itu dan berapa vonisnya tergantung hakim yang akan menyidangkan kasusnya di Pengadilan Negeri Martapura,” ujar dia.

Ditambahkan, razia yang dilakukan terkait operasi Sikat Intan 2018 dengan tujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif khususnya di Polsek Simpang Empat.

“Kami siap melaksanakan razia selama operasi berlangsung hingga 25 April 2017 sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif dan terwujud kamtibmas setiap waktu,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.