Polisi Tindaklanjuti Laporan Ulama Pamekasan Atas Megawati

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Menindaklanjuti kasus dilaporkannya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Timur oleh ulama Pamekasan, KH. Mohammad Ali Salim. Pada Selasa (14/11), saksi pelapor dengan didampingi Penasehat Hukum Andry Ermansyah, telah dipanggil dan diperiksa Polda Jatim.

Pemeriksaan dilakukan di Unit Jatanras Polda Jatim dengan 20 pertanyaan, mulai jam 2 siang hingga jam 5 sore

“Kemarin, KH Moh Ali Salim telah diperiksa sebagai saksi oleh Polda Jatim. Dan ada kurang lebih 150 ulama se-Madura yang hadir (di Polda Jatim, red) untuk memberikan support kepada beliau,” kata Andry Ermansyah kepada SERUJI, Rabu (15/11).

Kata Andry, selepas Magrib, polisi melanjutkan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi lainnya yaitu Ustadz Abdul Halim dan Badarudin dari Pamekasan hingga pukul 21.30.


Sebagai penasehat hukum pelapor, Andry mengapresiasi kepada pihak Polda Jatim yang telah begitu cepat memproses dan menindaklanjuti laporan KH. Ali Salim hari Rabu (8/11) dan sudah dimulai dengan langkap penyelidikan yang dilakukan pihak penyidik Polda Jatim.

BACA JUGA:  Guntur Romli Siap Polisikan Balik Pelapor soal "Jemaah Monaslimin"

“Artinya kasus ini serius untuk ditangani polisi,” jelas Andry.

Diberitakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh ulama yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah Pamekasan, Madura, Mohammad Ali Salim, pada Rabu (8/11).

Megawati dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian saat memberikan pidato dalam HUT PDIP ke-44 pada Januari 2017, dengan dibuktikan beberapa alat bukti berupa VCD berisi rekaman video pidatonya.

Dalam laporannya, Megawati disebut telah melanggar pasal 156 KUHP tentang menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Indonesia.

Bagian pidato Megawati yang dipermasalahkan, yakni: “Para pemimpin yang menganut ideologi tertutup pun memosisikan diri mereka sebagai pembawa ‘self fulfilling propechy’, para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana. Padahal, notabene mereka sendiri tentu belum pernah melihatnya.” (SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

4 KOMENTAR

  1. Jangan salah analisa teman… Tuntutan kyai murni krn membela kehormatan agama… Namun ada yg tepuk tangan jika Oma mega goncang dan SN terdakwa, siapakah dia? Yg satu bakal jadi ketum pdiper.. yg satunya lagi jadi ketua gol***. Nah 2 serangkai akan nakhodai kapal besar buat ke pulau pemilu dan pilpress.. selanjutnya silakan tebak sendiri. Namun satu hal mereka lupa, kita sudah melek dan sadar ukhwuah.. Insyallah goncang ganjing itu akan menjadi berkah buat kita asal selalu ingat minta pertolongan Allah, selalu berusaha dan berbuat utk mendapatkan kepatutan mendapatkan pertolongan Allah SWT..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.