Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Aceh Besar

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Jajaran kepolisian di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, menangkap seorang tersangka diduga pengedar narkotika dan obat terlarang (Narkoba) jenis sabu-sabu.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar di Banda Aceh, Ahad (15/4), mengatakan, dari tangan tersangka turut diamankan sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu-sabu, timbangan digital, alat isap, dan lainnya.

“Tersangka berinisial AF(27), warga Desa Sango, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya. Tersangka ditangkap di Gampong Saney, Kecamatan Lhong, Aceh Besar, Jumat (13/4) sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Barang bukti yang diamankan, kata dia, terdiri 30 paket sabu-sabu dengan berat sekitar 8,1 gram, satu timbangan digital, empat telepon genggam, satu kaca pengisap sabu-sabu, satu sepeda motor, dua tas, satu dompet, surat kendaraan bermotor, serta uang tunai Rp130 ribu.

Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan kronologis penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat Gampong Saney. Masyarakat mencurigai tersangka sebagai pengguna dan pengedar sabu-sabu.

Tersangka sudah tiga minggu berdomisili di rumah seorang warga. Atas laporan tersebut, personel Polsek Lhong menyelidikinya serta menemukan tersangka sedang membuat paket sabu-sabu untuk diperjualbelikan.

Kemudian, kata dia, Polsek Lhong berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Besar untuk mengamankan tersangka beserta barang bukti.

“Tersangka diamankan tanpa perlawanan. Saat ini, tersangka sudah diamankan guna penyidikan lebih lanjut. Kepolisian berupaya mengungkap jaringan narkoba tersangka,” kata dia.

Sehari sebelumnya, kata Kombes Pol, Misbahul Munauwar, jajaran kepolisian di Aceh juga menangkap seorang tersangka pencurian sepeda motor. Tersangka berinisial KTS, 21 tahun, warga Kota Langsa.

Tersangka ditangkap di Gampong Bukit Panjang Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Kamis (12/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Tersangka KTS diduga mencuri sepeda motor di Gampong Blang Seunibong, Kecamatan Langsa, Kota Langsa, Kamis (12/4) pukul 03.30 WIB.

Tersangka mencuri sepeda motor korban merek Yamaha Mio Soul yang parkir di samping rumah korban, Ramlah Wati. Tersangka mencurinya menggunakan kunci T. Kemudian, tersangka menyembunyikan sepeda motor curian di rumahnya di Gampong Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur, Langsa.

“Tersangka akhirnya ditangkap beberapa jam kemudian oleh personel Resmob Polres Langsa, ketika hendak menjual sepeda motor tersebut. Kini, tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Langsa guna proses lebih lanjut,” kata Kombes Pol Misbahul Munauwar. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER