Polisi Tangkap Nelayan Jual Narkoba


TANJUNGBALAI, SERUJI.CO.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria “AT” nelayan yang menyambi jual narkoba jenis sabu-sabu dengan maksud mencari uang tambahan.

Tersangka AT ditangkap petugas pada Sabtu (2/6) sekitar pukul 23.30 WIB ketika berada dirumahnya di gang Beko jalan Besar Teluk Nibung, Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai melalui Kasatres Narkoba AKP Adi Haryono di Tanjungbalai, Ahad (3/6), mengatakan, saat ditangkap dari tangan tersangka AT (33 Tahun) polisi menyita barang bukti sebanyak 10 bungkus plastik klip transparan ukuran kecil berisi kristal putih diduga sabu-sabu dengan berat 2,85 Gram.

“Barang bukti sabu-sabu itu dapat petugas dari kantong celana depan sebelah kanan yang dipakai tersangka AT sewaktu ditangkap,” ujar AKP Adi Haryono.

Ia melanjutkan, keberhasilan pihaknya menangkap AT berkat adanya informasi masyarakat yang mengatakan bahwa tersangka sering menjadikan rumahnya sebagai tempat menggunakan sabu-sabu.

Atas informasi tersebut Team Opsnal Satres Narkoba melakukan penyelidikan. Setelah hasil lidik A1 (Cocok/Dapat dipertanggungjawabkan), maka dilakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Pada saat diamankan tersangka sedang berada di dalam kamar rumah dan barusan selesai menggunakan sabu-sabu dengan menggunakan bong,” ungkap Adi Haryono.

Hasil interogasi awal, tersangka mengaku bahwa sabu-sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli dari seorang laki-laki berinitial “TBL” merupakan warga Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.

Team Opsnal berupaya melakukan pengembangan dengan melakukan pencarian terhadap TBL, namun tidak ditemukan di rumahnya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close