Polisi Tangkap Napi Lapas Edarkan Sabu

PARIAMAN, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat menangkap IR, seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pariaman karena mengedarkan sabu-sabu.

“Narapidana tersebut kami tangkap tepat di lokasi pekarangan Lembaga Pemasyarakatan Pariaman sekitar pukul 12.30 WIB dengan sejumlah barang bukti,” kata Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan, di Pariaman, Selasa (22/5).

Dari tangan tersangka, kepolisian menyita enam paket sabu-sabu seberat 5,8 gram, uang tunai senilai Rp1,4 juta serta satu unit telepon genggam.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan di sekitar kawasan Lapas diduga sering terjadi transaksi narkoba.

“Berdasarkan informasi tersebut, anggota kepolisian melakukan pengintaian dan berhasil menangkap narapidana yang juga didampingi Kalapas Pariaman,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 114 ayat 2 junto 112 ayat 2 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara.

Berdasarkan pengakuan tersangka kepada pihak kepolisian, sabu-sabu diperoleh dari seseorang dari daerah Kota Bukittinggi inisial D dan akan dijual di Kota Pariaman.

Selama 2018, kepolisian telah menangkap dua narapidana Lapas Kelas II B Pariaman terkait kasus narkotika.

Sementara itu Kalapas Kelas II B Pariaman Pudjiono Gunawan mengatakan narapidana tersebut sudah menjalani hukuman selama ima dari delapan tahun vonis yang dijatuhi atas kasus narkotika.

Pihaknya menyampaikan narapidana tersebut diamankan petugas kepolisian di sekitar teras Lapas Pariaman saat sedang mengecat bangunan.

Selama mengecat bangunan kata dia, narapidana tersebut juga didampingi oleh petugas Lapas agar tidak berkeliaran jauh dari pantauan. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER