Polisi Tangkap IRT Saat Bertransaksi Zenith

SAMPIT, SERUJI.CO.ID – Seorang ibu rumah tangga di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, bernama Yunarnik (40), ditangkap polisi saat bertransaksi carnophen atau zenith dengan seorang pembeli.

“Tersangka ditangkap saat ada anggota (polisi) yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Makanya tersangka langsung ditangkap,” kata Kapolres AKBP Muchtar Supiandi Siregar melalui Kapolsek Baamang AKP Agus Trinonggo di Sampit, Jumat (13/4).

Yunarnik merupakan warga Jalan Usman Harun IV RT 005/002 atau Jalan Martapura RT 006/002 Kelurahan Baamang Hilir Kecamatan Baamang. Dia ditangkap di tempat tinggalnya pada Kamis (12/4) pagi.

Saat kejadian, dua anggota polisi sedang hendak memeriksa persiapan Isra dan Mi’raj di kawasan tersebut. Kedua polisi itu bermaksud hendak menanyakan lokasi kegiatan kepada warga setempat.

Saat itulah polisi menyaksikan tersangka sedang bertransaksi zenith dengan seorang laki-laki. Polisi pun langsung menangkap tersangka dan membawanya ke kantor Polsek Baamang. Polisi mengamankan barang bukti berupa 133 butir zenith dan 146 butir dextro.

Tersangka dijerat dengan Pasal 197 atau pasal 196 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun. Ancaman yang dikenakan tersebut tidak ada ancaman minimal.

“Kami menerapkan Undang-Undang tentang Kesehatan. Kalau uji laboratorium menguatkan, maka bisa dikenakan ke pasal tentang Narkotika. Kami juga berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur,” kata Agus.

Peredaran zenith menjadi salah satu perhatian polisi karena peredarannya diduga masih cukup marak karena harganya relatif terjangkau. Karena itulah polisi terus gencar memberantas peredarannya.

Agus menegaskan, pihaknya akan terus gencar memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Masyarakat diminta ikut peduli dengan mencegah serta memberantas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Jika mengetahui ada kegiatan terkait narkoba, masyarakat diminta segera menginformasikannya kepada polisi. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER