Polisi Tangkap 2 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pelajar SMP di Jaksel

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áTim gabungan Polda Metro Jaya dan Polsek Sawah Besar berhasil menangkap dua remaja pelaku tawuran yang menyebabkan seorang pelajar SMP meninggal dunia. Kedua pelaku yang berinisial RT (13) dan DA (17) itu langsung ditahan.

“Kedua pelaku diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap korban Wahyu Ramadan (15) hingga meninggal saat terjadi tawuran,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu kepada wartawan, Jumat (14/12).

Roma mengatakan, kedua pelaku ditangkap di dua lokasi yang berbeda. Mereka langsung diperiksa di Polda Metro Jaya dengan dilakukan pendampingan orang tua.

“Mereka ditangkap pagi tadi di kawasan Kebon Jeruk dan SMP 17,” ujarnya.

Roma memastikan tidak ada pelaku lainnya saat terjadi tawuran antara sekolah SMP Tribuana dan SMP Karanganyar, di Sawah Besar.

“Tak ada pelaku lain,” katanya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut. Kedua remaja itu terancam dengan tindak pidana UU Perlindungan Anak (Penganiayaan Anak) pasal 80 ke-3 Juncto 76 C UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Sebelumnya, tawuran antarpelajar SMP 17 Karang Anyar dan Sekolah Tribuana Gunung Sahari terjadi di Jalan Gunung Sahari Raya, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/12) sore. Satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Tawuran terjadi pada pukul 17.30-18.30 WIB. Korban meninggal adalah Wahyu Ramadan (15), siswa SMP 17 Karang Anyar. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Divestasi Freeport

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.