Polisi Sumenep Tangkap Warga Pembuat Mercon

SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Satuan Resmob Kepolisian Resor Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur menangkap seorang warga Desa Tambak Agung Barat, Kecamatan Ambunten berinisial SMJ diduga pembuat mercon atau petasan.

“Tersangka ditangkap di rumahnya ketika sedang menata dan menyiapkan bahan-bahan untuk membuat mercon,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukid, di Sumenep, Selasa (29/5).

Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tersangka, di antaranya satu plastik berisi serbuk abu-abu yang diduga bahan peledak atau bahan baku untuk membuat mercon, dua buah karung berisi serbuk hitam diduga bahan pembuat sumbu mercon, dan tiga plastik berisi serbuk kuning diduga sebagai bahan pembuat mercon.

Sebelumnya, polisi menerima informasi tentang tersangka yang diduga menyimpan dan akan menggunakan bahan peledak untuk membuat mercon.

Setelah melakukan pemyelidikan dan meyakini kebenaran informasi tersebut, tim dari Satuan Resmob Polres Sumenep langsung menggerebek tersangka di rumahnya.

Polisi langsung membawa tersangka beserta barang buktinya ke Mapolres Sumenep di Kecamatan Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sesuai hasil pemeriksaan sementara, tersangka memperoleh bahan peledak untuk membuat mercon itu dari seseorang atau perantara. Anggota masih mendalami keterangan tersangka,” kata Mukid pula.

Polisi menjerat tersangka yang tertangkap tangan memiliki dan menyimpan bahan berbahaya tersebut dengan pasal 1 ayat 1 Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER