Polisi: Sopir Kecelakaan Tunggal Positif Narkoba

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menyebut sopir mobil yang mengalami kecelakaan tunggal menabrak halte bus Trans Metro Pekanbaru pada Senin (23/4) dinihari tadi, dalam pengaruh obat-obatan terlarang.

“Dari tes urin sopir positif menggunakan naroba jenis sabu-sabu dan ekstasi,” kata Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi di Pekanbaru, Riau, Senin (23/4).

Kasus laka lantas tunggal yang dialami sopir bernama Ropis Kurniawan dengan mengendarai Toyota Innova nomor polisi B 1247 PFJ hingga menyebabkan kerusakan parah hampir 50 persen tersebut viral di media sosial warga Pekanbaru.

Edy mengatakan kasus tersebut saat ini masih terus diselidiki. Namun, dia memastikan sopir yang merupakan seorang laki-laki berusia 23 tahun tersebut diproses hukum.

“Apalagi sopir diduga menggunakan narkoba sehingga lalai dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Hasil penyelidikan sementara, kecelakaan yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan komplek bisnis Sudirman City Square itu terjadi pada Senin pukul 04.30 WIB.

Kecelakaan berawal saat mobil yang dikendarai Ropis melaju dari arah utara menuju selatan tiba-tiba hilang kendali. Mobil tersebut lantas manjat trotoar dan menabrak halte bus.

Edy mengatakan di dalam mobil tersebut terdapat dua orang penumpang perempuan. Keduanya merupakan seorang mahasiswi perguruan tinggi swatsa di Pekanbaru IF (24) dan MK (18).

Akibat insiden itu, Ropis sendiri mengalami sejumlah luka terutama pada bagian mata, tangan serta mengalami patah kaki. Sementara dua teman wanitanya mengalami luka ringan. Seluruhnya kini sedang menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Syarifa Pekanbaru.

Sementara itu, Polisi yang curiga akan tingkah laku Ropis langsung mengambil sampel urin untuk diperiksa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Riau. Hasilnya, Ropis dipastikan positif narkoba.(Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER