Polisi Serahkan Penembak Letkol Dono Kepada TNI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polda Metro Jaya menyerahkan pelaku penembakan terhadap Letnan Kolonel CPM Dono Kuspriyanto, yakni Serda Jhoni Risdianto kepada TNI, karena pelakunya dari TNI.

“Tim gabungan berhasil menangkap pelaku jam 04.00 pagi. Karena pelakunya dari TNI, maka kita serahkan kepada TNI untuk diselesaikan secara hukum,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/10).

Argo menjelaskan awalnya polisi menerima laporan adanya pengemudi mobil terluka, tetapi mesin kendaraan masih menyala di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur pada Selasa (25/12) sekitar pukul 22.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, kata Argo, kendaraan tersebut milik TNI dan korban diketahui bernama Letkol CPM Dono Kuspriyanto, dan korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur.

“Korban telah meninggal dunia dan dilakukan otopsi,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penembakan Anggota TNI AD di Jatinegara

Usai kejadian itu, ungkap Argo, Kapolda Metro Jaya berkoordinasi dengan Pangdam Jaya, Danpuspom TNI AU, dan Danpuspom TNI AD melibatkan Dandim, Kapolres Metro Jakarta Timur, serta Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya membentuk tim gabungan untuk mengejar pelaku penembakan Letkol CPM Dono.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, Argo menuturkan petugas memeriksa rekaman kamera pemantau dan kendaraan dinas TNI yang ditemukan selongsong peluru. Hasil investigasi di lapangan menunjukkan bahwa pelaku merupakan anggota TNI Angkatan Udara.

“Ada CCTV yang jadi petunjuk di sana. Selain itu ada saksi mata, dua saksi yang kita mintai keterangan, kita tunjukkan ada foto memang benar ciri-cirinya seperti itu,” ungkap Argo.

Baca juga: Penembak Letkol TNI AD Dibekuk, Pelakunya Anggota TNI AU

Sebelumnya, seorang anggota TNI AD, Letkol CPM Dono Kuspriyanto ditemukan tewas dalam mobilnya di kawasan Jatinegara Jakarta Timur pada Selasa (25/12) malam.

Beberapa jam setelah kejadian, tim gabungan menangkap pelaku Jhoni di sekitar Pasar Jengki Makasar, Jakarta Timur. (SU05)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.