Polisi Selidiki Penganiayaan Ulama NU di Kendal

KENDAL, SERUJI.CO.ID – Polres Kendal, Jawa Tengah menyelidiki kasus penganiayaan mantan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kangkung, KH Ahmad Zaenuri oleh seorang pria dengan menggunakan senjata tajam.

“Kejadiannya Sabtu (17/3) sore di depan rumah korban di Desa Truko,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kendal AKP Aris Munandar di Kendal, Ahad (18/3).

Menurut dia, pelaku diketahui bernama Suyatno (34) warga Gumuh, Kabupaten Kendal.

Selain Ahmad Zaenuri, pelaku juga melukai menantu takmir Masjid At Tuqo yang bernama Agus Nurus Sakban itu.

Aris menjelaskan tindak penganiayaan itu sendiri bermula ketika Agus Nurus sedang mengeluarkan mobil dari dalam rumah.

Tiba-tiba, pelaku menyerang Agus yang masih berada di dalam mobil.

Mengetahui anaknya diserang, Ahmad Zaenuri berusaha membantu.

“Kedua korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh karena sabetan senjata tajam,” katanya.

Sementara pelaku yang sempat dihakimi warga sekitar rumah korban akhirnya dapat diamankan.

Saat ini, petugas masih mendalami motif dari penyerangan itu.

Pelaku sendiri masih mendapat perawatan di rumah sakit usai dihakimi massa. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.